Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaGaya HidupKesehatanPOGI Aceh Diharap Tingkatkan Mutu Kesehatan Perempuan

    POGI Aceh Diharap Tingkatkan Mutu Kesehatan Perempuan

    Published on

    Pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Aceh periode 2022-2025 yang diketuai dr. Purnama Setia Budi, Sp.OG resmi dilantik pada Sabtu (27/5/2023) malam. Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar AP, mengharapkan POGI cabang Aceh mampu bersinergi untuk meningkatkan mutu kesehatan kaum perempuan di Aceh khususnya dalam menekan angka kematian ibu (AKI).

    “POGI adalah wadah naungan para ahli medis yang secara khusus membidangi kesehatan wanita. Bidang ini menjadi penting dan perhatian bersama sebab melalui mereka inilah para ibu yang akan membantu melahirkan generasi tumpuan harapan bangsa di masa depan,” kata Iskandar pada Pelantikan Pengurus POGI Cabang Aceh di Hotel Hermes Palace.

    Ia menyebutkan, rendahnya kualitas kesehatan perempuan, selain menjadi salah satu penyebab angka kematian ibu hal itu juga menjadi penyebab tingginya angka stunting di suatu daerah.

    Karena itu, Iskandar meminta seluruh stakeholder untuk dapat bekerja sama menangani masalah ini, agar kualitas kesehatan perempuan Aceh bisa lebih baik lagi di masa depan.

    “Tentu ada banyak pihak yang berperan meningkatkan kualitas kesehatan kaum wanita ini, antara lain pemerintah daerah, akademisi dan berbagai elemen masyarakat. Namun kalau berbicara dalam konteks medis, para ahli Obgyn memegang peranan yang sangat vital,” ujarnya.

    Sebab itu, sangat penting bagi para ahli Obgyn untuk bersatu dalam sebuah wadah agar dapat saling berbagi dan bertukar pikiran guna meningkatkan wawasan dan kapasitas dalam menangani isu kesehatan perem. Terlebih lagi, banyak organisasi profesi medis di Aceh sangat aktif menggelar kegiatan ilmiah untuk membahas berbagai pengetahuan baru.

    “Forum-forum ilmiah itu kita harapkan bisa membuat pada ahli medis kita semakin cakap dan unggul. Dengan pengetahuan yang unggul, kita berharap para ahli Obgyn dapat meningkatkan kualitas layanan yang diberikan, sehingga penanganan kesehatan wanita Aceh dapat menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ujar Iskandar.

    Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof DR dr. Budi Wiweko, Sp.OG mengatakan, kesehatan wanita khususnya terkait reproduksi sangat penting untuk diperhatikan, lantaran kanker serviks menjadi penyebab kematian tertinggi nomor dua pada perempuan di Indonesia setelah kanker payudara.

    Kemudian, angka kematian pada ibu juga masih sangat tinggi khususnya yang kerap terjadi pada masa hamil tua dan nifas. Berdasarkan data pada tahun 2022 di Aceh sebanyak 119 ibu wafat selama kehamilan, yang didominasi akibat pendarahan, eklampsia dan infeksi.

    Sebab itu, ia berharap sinergitas semua pihak agar bisa meningkatkan kualitas kesehatan wanita dan menekan angka kematian ibu. []

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...