HomeNewsPeringati Harlah ke-7, Penghulu Aceh Tanam 933  Pohon

Peringati Harlah ke-7, Penghulu Aceh Tanam 933  Pohon

Published on

Memperingati hari lahir (harlah) ke-7,  Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia PW APRI Aceh menggelar program ekoteologi, berupa penanaman 933 batang pohon secara serentak di seluruh Aceh pada Rabu (15/7/2026).

Gerakan ekoteologi tersebut dilakukan seluruh penghulu Aceh lewat pengurus cabang kabupaten dan kota secara serentak di wilayah masing-masing. Sedangkan jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan kondisi daerah, memanfaatkan lahan tanah wakaf di sekitar kantor KUA yang dijadikan titik lokasi kegiatan.

Ketua PW APRI Aceh, Fadli mengatakan bahwa penanaman pohon ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam menyambut Harlah tahun ini, penanaman pohon dilakukan sebagai bentuk cinta terhadap lingkungan dan juga bagian dari gerakan program ekoteologi yang digagas Kementerian Agama.

Fadli menjelaskan, selain penanaman pohon, pihaknya juga menggagas aksi sosial lainnya seperti safari khutbah Jumat, bakti sosial, dan santunan anak yatim dari kalangan penghulu.

“Momen penanaman pohon pada harlah APRI sebagai bentuk dukungan kampanye ekotelogi yang sedang digalakkan oleh instansi pembina APRI sebagai wujud kepedulian lingkungan,” ungkapnya.

Dikatakan, pohon yang ditanam setiap pengurus cabang APRI disesuaikan dengan karakteristik lahan tanah wakaf di masing-masing daerah.

“Peringatan Harlah APRI tahun 2026 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat peran penghulu di tengah masyarakat,” harap Kepala KUA Darul Ihsan, Aceh Timur itu.

Momen Harlah ke 7 kali ini, lanjutnya, selain mengenang historis lahirnya APRI, juga menjadi medium perjuangan dalam  membangun silaturahim dan sinergitas yang erat bagi organisasi APRI dalam menjaga roda organisasi penghulu sesuai dengan amanah regulasi.

Sekretaris Wilayah PW APRI Aceh, Teuku Erdika Usiandra menyampaikan, kegiatan harlah APRI tahun ini bisa berdampak bukan hanya terhadap penghulu, namun juga harus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Semoga momentum harlah APRI yang kita peringati tahun ini, dapat memberikan makna,  kesadaran, dan empati para penghulu seluruh Aceh dalam menjalin kemitraan dengan semua lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan mulai tingkat kecamatan, kabupaten/kota, hingga tingkat provinsi,” ungkapnya. []

Halim Mubary

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...