Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh di Banda Aceh, Selasa (6/10/2026). Pertemuan yang turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Aceh Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Syakir, M.Si itu membahas berbagai isu pembangunan infrastruktur di Provinsi Aceh.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah penetapan lokasi pembangunan ruas jalan Jantho-Keumala. Proses penetapan lokasi untuk pengadaan tanah proyek strategis ini sudah menunjukkan titik terang.
Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanahan Aceh telah menetapkan lokasi pengadaan tanah bagi pembangunan ruas jalan Jantho-Keumala. Informasi resmi mengenai penetapan lokasi tersebut dimuat di situs resmi Dinas Pertanahan Aceh.
“Alhamdulillah, penetapan lokasi untuk pembangunan jalan Jantho-Keumala sudah ada titik terangnya. Kami berharap proses selanjutnya, termasuk pengadaan tanah dan persiapan konstruksi, dapat segera dilanjutkan agar proyek ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat di Aceh Besar dan Pidie,” kata Nek Tu usai pertemuan.
Jalan Jantho-Keumala sepanjang kurang lebih 38,2 kilometer (STA 00+000 hingga STA 38+220) akan menghubungkan Kota Jantho di Kabupaten Aceh Besar dengan Kecamatan Keumala di Kabupaten Pidie. Dari total panjang tersebut, sekitar 27 kilometer berada di wilayah Aceh Besar.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas lintas tengah Aceh, membuka akses ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat, serta mendorong Kota Jantho berkembang sebagai kota transit yang menghubungkan wilayah Aceh Besar, Pidie, dan Aceh Jaya.
Selain itu, Nek Tu menyebut pertemuan juga menyinggung percepatan pembangunan jembatan permanen di kawasan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, yang mengalami kerusakan akibat banjir pada akhir 2025.
Sejumlah jembatan di wilayah tersebut masih mengandalkan akses darurat, sehingga pembangunan jembatan permanen diharapkan segera dilaksanakan untuk mengakhiri keterisolasian warga dan memperlancar konektivitas antarwilayah.
Sebelumnya, pihak BPJN Aceh juga telah menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) untuk membahas kelanjutan pembangunan jalan Jantho-Keumala. Koordinasi lintas pihak ini dinilai penting untuk mempercepat tahapan selanjutnya setelah penetapan lokasi pengadaan tanah.
Junaidi menambahkan, pertemuan dengan BPJN Aceh merupakan tindak lanjut komitmen Pemerintah Aceh untuk terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis.


