HomeFotoPeringatan 12 Tahun Tsunami Jepang di Iwate Tsunami Memorial Museum

Peringatan 12 Tahun Tsunami Jepang di Iwate Tsunami Memorial Museum

Published on

11 Maret 2023 merupakan peringatan 12 tahun bencana gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan timur laut Jepang. Peristiwa yang terjadi pada 11 Maret 2011 itu sekarang dikenal dengan bencana 3.11.

Untuk memperingati korban jiwa tsunami tersebut, upacara diadakan setiap tahun di sebagian besar kota-kota di wilayah pesisir daerah Prefektur Fukushima, Miyagi, dan Iwate.

Sejak peringatan pertama pada 2012 hingga peringatan ke-10 tahun pada 2021 lalu, upacara peringatan tahunan gempa bumi besar Jepang Timur diadakan di fasilitas umum dengan membangun sebuah tugu peringatan berupa rangkaian bunga yang besar di tengah panggung.

Para hadirin mengisi tempat duduk yang tersedia, termasuk perwakilan warga dan keluarga duka. Upacara dimulai dengan mengheningkan cipta sekitar pukul 14.46, tepat saat gempa terjadi. Selanjutnya, warga yang hadir mendengarkan wali kota menyampaikan belasungkawa. Setelah itu, perwakilan dari keluarga yang berduka memberikan kata sambutan dan diakhiri dengan pemberian bunga. Bentuk upacara ini diselenggarakan dengan baik oleh kota setiap tahunnya selama 10 tahun.

Tahun 2021 menandai 10 tahun sejak gempa besar dan tsunami menghancurkan pantai timur laut Jepang. Pemerintah telah menetapkan bahwa tahun 2021 menjadi tahun terakhir mereka menyelenggarakan peringatan bencana sebagai simbol telah selesainya proses rekonstruksi kota pascabencana.

Sejak peringatan ke-11 tahun pada 2022, upacara berbentuk formal tidak lagi dilakukan. Tetapi, tempat-tempat fasilitas bencana seperti museum atau taman peringatan bencana masih mengadakan peringatan sederhana. Seperti yang dilakukan di Iwate Tsunami Memorial Museum pada tahun 2023 ini.

Sebelum pukul 14.46, masyarakat datang ke tempat fasilitas tersebut dengan membawa sebuket bunga, meletakkannya di tempat yang sudah tersedia, dan berdoa dengan mendekapkan kedua tangan dekat dada.

Mendekati menit terjadinya bencana 12 tahun silam, imbauan dari pengeras suara dimulai. Tepat pukul 14.46, seluruh masyarakat mengheningkan cipta dengan mendekapkan tangan dan menutup mata mengenang para korban tsunami disertai bunyi sirine selama satu menit. []

Foto: AHMAD ARISKA

Naskah: SHITI MAGHFIRA

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Aceh Book Fair Masuk Usulan Prioritas IKAPI Aceh dalam Konkernas 2026

Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Aceh periode 2026-2031, Dr Mukhlisuddin Ilyas, menawarkan kalender tahunan...

MPU Aceh Sampaikan Sejumlah Rekomendasi ke Mualem, dari MTQ Nasional hingga Zakat

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU)...

Tim SAR Sisir Gunung Seulawah Cari Pendaki Asal Aceh Utara yang Hilang

Tim SAR gabungan masih menyisir kawasan Gunung Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, untuk mencari seorang...

Fotografer Aceh Riska Munawarah Tembus Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer jurnalis asal Banda Aceh, Riska Munawarah, terpilih sebagai salah satu peserta Joop Swart...

Sekda Apresiasi Peluncuran Buku Polda Aceh Meutuah

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri peluncuran buku “Polda Aceh Meutuah” yang digelar...

More like this

Aceh Book Fair Masuk Usulan Prioritas IKAPI Aceh dalam Konkernas 2026

Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Aceh periode 2026-2031, Dr Mukhlisuddin Ilyas, menawarkan kalender tahunan...

MPU Aceh Sampaikan Sejumlah Rekomendasi ke Mualem, dari MTQ Nasional hingga Zakat

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU)...

Tim SAR Sisir Gunung Seulawah Cari Pendaki Asal Aceh Utara yang Hilang

Tim SAR gabungan masih menyisir kawasan Gunung Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, untuk mencari seorang...