Warga Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh, dikejutkan oleh penemuan mayat pria tanpa identitas yang mengapung di Krueng Aceh, dekat dermaga pancang, sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (11/11/2024).
Kondisi mayat saat ditemukan sudah membengkak.
Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Nirwan (69), warga Gampong Jawa, Banda Aceh, yang saat itu hendak menaiki perahunya.
Sekitar pukul 08.00 WIB, Nirwan melihat dari kejauhan sesuatu yang tampak seperti tumpukan sampah mengapung di sungai, namun ia mengabaikannya.
Setelah melaksanakan salat zuhur dan bersiap hendak melaut, Nirwan melihat lebih dekat dan menyadari bahwa tumpukan yang dikiranya sampah ternyata adalah mayat pria dalam posisi telungkup, dengan kulit mengelupas dan mengenakan celana jeans.
Kepala Kepolisian Sektor Kutaraja Ajun Komisaris Bambang Junianto menyatakan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera mengevakuasi mayat tersebut ke Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh menggunakan ambulans PMI Banda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ditemukan, mayat ini tidak memiliki identitas. Kami akan melakukan pengecekan untuk memastikan identitas korban, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab kematiannya,” ujarnya.
Dugaan awal, Bambang menyebutkan bahwa mayat tersebut sudah berada di air selama dua hari, terlihat dari kondisi tubuh yang sudah dikerumuni lalat dan kulit yang mengelupas.
“Kami akan terus menyelidiki asal-usul mayat ini. Untuk mengungkap identitasnya, prosedur pemeriksaan rumah sakit harus dilalui, sebelum dilanjutkan dengan langkah-langkah selanjutnya,” ujar Bambang.
Mantan Kanit Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh ini juga berharap, apabila ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut, agar dapat menghubungi Polsek Kutaraja dan bersama-sama melakukan pengecekan di RSUDZA Banda Aceh.[]



