HomeNewsMuhammad Nazar: Aceh Butuh Pemimpin Pengalaman untuk Atasi Kemiskinan dan Pengangguran

Muhammad Nazar: Aceh Butuh Pemimpin Pengalaman untuk Atasi Kemiskinan dan Pengangguran

Published on

Bakal calon gubernur Aceh dalam Pilkada 2024 Muhammad Nazar mengatakan Aceh butuh pemimpin yang berpengalaman untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran. Jika tidak, akan memulai dari nol yang menghabiskan banyak waktu.

Menurut wakil gubernur Aceh 2007-2012 ini, pemimpin tersebut termasuk dari kepala desa hingga gubernurnya.”Kalau berkapasitas dan berpengalaman akan memudahkan Aceh keluar dari krisis kemiskinan, pengangguran, kehidupan yang marginal, dan dari isolasi pihak luar,” katanya dalam wawancara khusus kepada tim acehkini beberapa waktu lalu.

Dengan begitu, ia menilai memudahkan Aceh memanfaatkan sumber daya manusia yang bermanfaat untuk rakyat dan daerah, dan tidak merasa dijajah oleh pihak luar. Karena, sumber daya alam yang diambil dan dieksploitasi pemimpin yang tidak layak dan tidak mampu, dampaknya disebut akan menjajah rakyat setempat. “Walaupun itu investasi yang sangat besar, tetapi tidak akan terlalu menguntungkan rakyat,” katanya.

Nazar mengajak seluruh masyarakat Aceh, termasuk diaspora Aceh di luar daerah, untuk memberikan perhatian serius pada Pilkada 2024 mendatang. Ia menekankan pentingnya memilih pemimpin dengan cermat dan bijaksana karena kesalahan memilih pemimpin tidak dapat diperbaiki hingga pemilu berikutnya.

“Hak rakyat terbatas setelah memilih, jadi kita harus sangat hati-hati. Memilih dengan salah secara sengaja, dalam Islam, sama besar dosanya dengan meninggalkan salat secara sengaja,” jelasnya.

Belajar dari pengalaman Pilpres sebelumnya, meskipun hasilnya secara nasional tidak memuaskan, Nazar mengapresiasi kebijaksanaan rakyat Aceh dalam memilih pemimpin yang mereka anggap tepat.

Standar rasionalitas pemilihan di Aceh, menurutnya, sudah benar dan tepat, dan hal ini harus diterapkan kembali dalam Pilkada yang akan datang. Pemilihan gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, hingga kepala desa harus dilakukan dengan penuh pertimbangan.

Kesalahan dalam memilih pemimpin lokal juga dapat berdampak pada kerusakan kampung dan kota. “Sebagian besar persoalan yang dihadapi Aceh terjadi karena kesalahan di lokal sendiri, sedikit dari pihak luar,” kata Nazar.

Video: Nazar Bicara Cagub, Kemiskinan yang Didesain, hingga Kelompok Marginal

Fakta: Aceh di Antara Kemiskinan dan Pengangguran

Badan Pusat Statistik mencatat Aceh termasuk 10 besar provinsi di Indonesia dengan jumlah pengangguran terbuka tertinggi pada Agustus 2023. Aceh berada di peringkat ketujuh di antara Banten di posisi ke-1 dan Papua Barat di posisi ke-10.

Sementara itu, per Maret 2023, Aceh berada di peringkat ke-6 provinsi dengan jumlah penduduk miskin tertinggi di Indonesia.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

PII Aceh Besar: Siap Menjadi Garda Terdepan Pembangunan

Rapat Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh Besar yang dirangkai dengan Halal bi...

WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh melakukan audiensi dengan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang...

Ini 4 Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030 yang Lolos Tahap Administrasi

Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menetapkan empat...

More like this

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

PII Aceh Besar: Siap Menjadi Garda Terdepan Pembangunan

Rapat Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh Besar yang dirangkai dengan Halal bi...