HomeNewsMPU Aceh Sosialisasi Fatwa di Aceh Barat

MPU Aceh Sosialisasi Fatwa di Aceh Barat

Published on

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh melaksanakan sosialisasi fatwa di Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (26/10/2024). Kegiatan sosialisi Fatwa MPU Aceh dengan tema “Kita Perkuat Pemahaman Masyarakat Terhadap Fatwa, Taushiyah dan Hukum Islam di Bumi Teuku Umar” ini dihadiri para imum mukim dan imum gampong di Aceh Barat.

Ketua MPU Aceh, Teungku Faisal Ali yang akrab disapa Lem Faisal mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap penyebaran aliran sesat dan menyimpang. Ia menekankan pentingnya pendalaman ilmu agama agar terhindar dari pengaruh aliran sesat.

Selain itu, kata Lem Faisal, masyarakat perlu kembali ke ajaran yang benar dengan belajar agama kepada para ulama dan tidak ikut-ikutan aliran menyimpang.

“Menjaga agama adalah tugas kita bersama, alhamdulillah Allah titipkan amanah ini sama kita, maka jagalah agama ini dengan sebaik mungkin, hindari dari hal yang dapat merusak agama dan tentunya dari ajaran yang menyimpang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa MPU Aceh telah menerbitkan kriteria aliran menyimpang untuk memudahkan masyarakat agar menghindari pengaruh dan penyebaran aliran sesat dan menyimpang.

“Kriteria ini ada dalam Fatwa MPU Nomor 4 Tahun 2007, dengan kriteria ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat agar lebih waspada dan tidak terjebak dalam pemahaman yang menyimpang,” kata Lem Faisal.

Menurutnya, untuk menghindari penyebaran aliran sesat di masyarakat juga dibutuhkan kekuasaan pemimpin. Hal ini untuk melindungi nilai-nilai agama di tengah masyarakat.

“Kekuasaan adalah amanah yang harus dimanfaatkan untuk menjaga dan melindungi agama dari pengaruh aliran sesat yang dapat merusak akidah umat,” ujarnya. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...