HomeNewsKhasMerayakan Idulfitri di Korea Selatan: Kisah Mualaf dan Khotbah Tiga Bahasa

Merayakan Idulfitri di Korea Selatan: Kisah Mualaf dan Khotbah Tiga Bahasa

Published on

Korea Muslim Federation mengumumkan di laman resmi mereka pada pukul sembilan malam, Ahad (30/3/2025), bahwa Idulfitri 1446 Hijriah akan diperingati keesokan harinya, Senin.

Rabiah pun sibuk bersiap. Ia mengukir henna di telapak tangan sebagai tanda sukacita, seperti yang sering dilakukan masyarakat Arab dan Asia Selatan saat perayaan Idulfitri maupun Iduladha.

“Ini tidak begitu merah, saya hanya tahan selama sejam sebelum membasuhnya,” kata Rabiah, kepada acehkini, Senin (31/3/2025).

Rabiah juga tidak lupa mempersiapkan perlengkapan yang harus dibawa ke Seoul. Ia dan suaminya harus keluar rumah sejak pukul 5 pagi jika ingin melaksanakan salat di Masjid Itaewon, Seoul, Korea Selatan.

“Tidak ada masjid di dekat rumah kami, jarak terdekat dua jam perjalanan, sehingga saya dan suami memutuskan untuk salat di sini saja,” ceritanya.

Rabiah dan Minseok. Foto: Khiththati/acehkini

Rabiah dan Minseok tinggal di Hwacheon, Provinsi Gangwon, setelah menikah, dekat dengan tempatnya bekerja. Rabiah adalah muslim asal Amerika Serikat yang datang ke Korea Selatan tiga tahun silam untuk belajar bahasa Korea.

Setelah menikah, ia bekerja sebagai pengajar bahasa di komunitas center. Minseok sendiri baru mengenal Islam ketika bertemu dengan Rabiah dan masuk Islam alias mualaf sebelum menikah dua tahun lalu.

Menjelang pelaksanaan salat Id yang digelar pada pukul sembilan pagi, jemaah terus berdatangan. Suara takbir berkumandang ke seluruh penjuru masjid.

Beberapa petugas kepolisian juga ikut membantu penertiban jalan. Seperti pada tahun sebelumnya, jemaah dianjurkan untuk berwudu di rumah masing-masing dan datang dengan transportasi umum.

Foto: Khiththati/acehkini

Ketika imam membacakan niat salat, jemaah sudah sesak memenuhi halaman masjid. Selesai salat, seperti biasa, imam berkhotbah dalam tiga bahasa, yakni Arab, Inggris, dan Korea.

Selesai salat dan bersalam-salaman, jemaah tidak lupa berfoto bersama di depan masjid. Ada yang membagi-bagikan minuman dan camilan.

Di jalan menuju masjid, beberapa makanan khas Lebaran juga dijual secara dadakan. Seperti biasa, jemaah nantinya akan menyerbu restoran-restoran halal di dekat masjid untuk bersantap. acehkini tentu memilih lontong dari restoran Indonesia di sana agar suasana di Aceh tetap terasa.

Foto: Khiththati/acehkini

Sejam selepas salat, masjid masih ramai. Wajah penuh senyum dan tawa. Muslim dari berbagai latar belakang bangsa dan budaya berkumpul bersama, bersukacita menyambut Idulfitri.

Mereka mengenakan baju terbaik sambil berceloteh gembira, saling menyapa meskipun tidak saling mengenal.

Happy Eid Mubarak, Sister. Hengbokhan Eid Boneseyo. Selamat Idulfitri yang berbahagia.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Asrol Assani Dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Subulussalam

Wali Kota Subulussalam, Rasyid Bancin, secara resmi melantik Asrol Assani, M.Si sebagai Sekretaris Daerah...

BPS Aceh Mulai Sensus Ekonomi 2026, Warga dan Pelaku Usaha Diminta Beri Data Akurat

Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan agenda nasional Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di...

Sekda Aceh: Pengabdian Zaini Abdullah Akan Selalu Tercatat dalam Sejarah Aceh

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh...

451 Poster Terpilih Ikut Lomba Poster UPT MKU Universitas Syiah Kuala

Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Umum (UPT MKU) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menyelenggarakan...

Menteri PU Optimistis Sekolah Rakyat Subulussalam Segera Beroperasi

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo tetap optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di...

More like this

Asrol Assani Dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Subulussalam

Wali Kota Subulussalam, Rasyid Bancin, secara resmi melantik Asrol Assani, M.Si sebagai Sekretaris Daerah...

BPS Aceh Mulai Sensus Ekonomi 2026, Warga dan Pelaku Usaha Diminta Beri Data Akurat

Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan agenda nasional Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di...

Sekda Aceh: Pengabdian Zaini Abdullah Akan Selalu Tercatat dalam Sejarah Aceh

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh...