Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaHistoriMengenang Sultan Iskandar Muda setelah Ratusan Tahun Kepergian

    Mengenang Sultan Iskandar Muda setelah Ratusan Tahun Kepergian

    Published on

    Kompleks makam Sultan Iskandar Muda ramai pada Rabu (27/12/2023). Orang-orang berpakaian adat Aceh datang ke makam yang berada di Gampong Peuniti, Baiturrahman, Banda Aceh—seberang meuligoe gubernur.

    Sebuah panggung didirikan berjarak belasan meter dari utara makam. Sejak pagi, panggung diisi dengan pidato—berupa kalimat-kalimat mengenang sang sultan. Persis hari ini, 27 Desember 387 tahun silam Sultan Iskandar Muda mangkat.

    Makam Sultan Iskandar Muda. Foto: Habil Razali/acehkini

    Di kompleks dengan suasana yang riuh itu, makam sultan teduh di bawah rimbun pohon dan bangunan tak berdinding. Seorang pria bersila di sampingnya, dan mengirim doa-doa.

    Menurut Muhammad Adli Abdullah, sejarawan Aceh, pengenangan Sultan Iskandar Muda cukup penting bagi generasi muda Aceh sehingga tidak melupakan identitas keacehan.

    Haul Sultan Iskandar Muda. Foto: Habil Razali/acehkini
    Foto: Habil Razali/acehkini

    Ketua Panitia Iskandar mengatakan, haul diperingati untuk meningkatkan kecintaan kepada bangsa Aceh dan mengingat kembali kerajaan Aceh semasa dipimpin Sultan Iskandar Muda.

    “Masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda kerajaan menjadi termasyhur dan juga menjadi pusat peradaban Islam di Asia Tenggara,” katanya. Haul ini diwarnai dengan zikir, doa bersama, hingga pemaparan sejarah.

    Makam Sultan Iskandar Muda. Foto: Habil Razali/acehkini

    Paduka Seri Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam atau Sultan Iskandar Muda lahir pada 1583 di Bandar Aceh Darussalam. Selama 30 tahun masa pemerintahannya (1606-1636 M), Kesultanan Aceh Darussalam mencapai puncak kejayaan.

    Makam Sultan Iskandar Muda. Foto: Habil Razali/acehkini

    Sultan Iskandar Muda wafat pada 1636. Konon, makamnya Aceh pernah dihancurkan Belanda. Makam saat ini petunjuk Pocut Meurah istri Sultan Mahmudsyah.

    Foto: Habil Razali/acehkini

    Pada 1993, Pemerintah Indonesia mengangkat Sultan Iskandar Muda sebagai Pahlawan Nasional.[]

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...