HomeNewsKejati Aceh dan Dinas Pendidikan Dayah Luncurkan Program Jaksa Masuk Dayah

Kejati Aceh dan Dinas Pendidikan Dayah Luncurkan Program Jaksa Masuk Dayah

Published on

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh kembali mengadakan kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berkaitan dengan penyuluhan dan penerangan hukum atau dikenal dengan program ‘Jaksa Masuk Dayah’.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Munawar menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan bahaya dan pencegahan perilaku perundungan (bullying) terhadap santri di lingkungan dayah.

Hal ini disampaikan saat beraudiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Joko Purwanto di kantor Kejati Aceh Banda Aceh, Selasa (21/5/2024). Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah, Musmulyadi, serta para kabid di lingkungan Dinas Pendidikan Dayah Aceh.

Sementara dari unsur Kejati Aceh, ikut serta Wakil Kepala Kejati Aceh Rudy Irmawan, Asisten Pembinaan Azman Tanjung, Asisten Intelijen Mukhzan, Asisten Tipidsus Muhammad Ali Akbar, dan Kasi Penerangan Hukum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis.

“Perliku bullying ini kerap terjadi di lingkungan dayah. Baik secara fisik maupun verbal sehingga berujung terhadap tindak kekerasan antara sesama santri. Oleh karena, program Jaksa Masuk Dayah ini sangat dirasakan manfaatnya. Terutama untuk mensosialisasikan kesadaran hukum di lingkungan dayah,” ujar Munawar.

Dia menyebutkan para santri seringkali tak menyadari menjadi pelaku bullying karena justru dianggap hanya sebatas candaan. Namun tanpa disadari, perlakuan bullying ini justru memicu tindak kekerasan antar sesama santri di lingkungan dayah.

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Joko Purwanto mengapresiasi kerja sama program Kaksa Masuk Dayah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi program kerja sama pertama yang digagas di Indonesia. Program tersebut adalah lanjutan dari tahun sebelumnya.

“Semoga kerja sama ini bisa menjadi pilot project bagi Kejaksaan Tinggi provinsi lain di Indonesia untuk mengadopsinya. Secara khusus, Aceh memiliki kekhususan yakni memiliki institusi Dinas Pendidikan Dayah Aceh,” ujar Joko. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Brigjen Latif Usman Resmi Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

Brigjen Pol. Latif Usman resmi menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh setelah menggantikan...

Ini 15 Gampong di Aceh yang Terpilih Jadi Percontohan Desa Antikorupsi 2026

Sebanyak 15 gampong/desa dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh terpilih menerima penganugerahan Percontohan...

Bebas Pasung Saja Tidak Cukup, RSJ Aceh dan Pemkab Nagan Raya Siapkan Pendampingan ODGJ

Pembebasan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari pemasungan menjadi langkah awal dalam penanganan kesehatan...

UIA Wisuda 227 Mahasiswa, Ketua Prodi Ekonomi Syariah Raih Hadiah Umrah

Universitas Islam Aceh (UIA) mewisuda 227 mahasiswa dari program pascasarjana dan sarjana dalam Sidang...

Wagub Aceh Minta Pembangunan Huntap Korban Bencana Tuntas 2027

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, atau akrab disapa Dek Fadh meminta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan...

More like this

Brigjen Latif Usman Resmi Jadi Wakapolda Aceh, Gantikan Ari Wahyu Widodo

Brigjen Pol. Latif Usman resmi menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh setelah menggantikan...

Ini 15 Gampong di Aceh yang Terpilih Jadi Percontohan Desa Antikorupsi 2026

Sebanyak 15 gampong/desa dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh terpilih menerima penganugerahan Percontohan...

Bebas Pasung Saja Tidak Cukup, RSJ Aceh dan Pemkab Nagan Raya Siapkan Pendampingan ODGJ

Pembebasan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari pemasungan menjadi langkah awal dalam penanganan kesehatan...