HomeNewsKhasKala Mualem Sapa Apa Karya: Beu Lagee Aneuk Muda, Bek Saket-Saket

Kala Mualem Sapa Apa Karya: Beu Lagee Aneuk Muda, Bek Saket-Saket

Published on

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyapa Zakaria Saman atau Apa Karya saat pelantikan Sarjani Abdullah dan Alzaizi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pidie periode 2025-2030 dalam rapat paripurna DPRK Pidie di Kota Sigli, Selasa (18/2/2025).

Saat mengawali sambutannya, Mualem menyapa Apa Karya yang hadir dalam acara itu, dan berharap tetap sehat dan gagah seperti anak muda.

Apa Karya adalah mantan Menteri Pertahanan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Sementara itu, Mualem adalah mantan Panglima GAM.

“Yang kita muliakan, yang kita hormati, sesepuh kami, Bapak Zakaria Saman,” kata Mualem. Ucapan itu disambut tepuk tangan tamu undangan.

“Semoga sehat wal afiat, beusabe panyang umu, beu lagee aneuk muda, beugagah bacut. Bek saket-saket,” lanjutnya dalam bahasa Aceh.

Saat itu, Apa Karya duduk di belakang podium, barisan tamu VVIP.

Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh). Foto: Suparta/acehkini

Mualem mendoakan agar Apa Karya panjang umur dan tetap gagah seperti anak muda. Ia juga berharap Apa Karya selalu sehat.

“Saket? Peu saket?” tanya Mualem. Ia ingin tahu apakah Apa Karya kurang sehat belakangan ini.

“Jak u rumoh saket laju,” tambahnya, menyarankan Apa Karya pergi ke rumah sakit jika merasa kurang sehat.

Setelah Mualem menyampaikan sambutan, ia mendatangi dan menyalami Apa Karya.

Mualem dan Apa Karya pernah bersaing dalam Pilgub Aceh 2017. Namun, keduanya kalah dari Irwandi Yusuf, mantan petinggi GAM lainnya.

Di Pilgub Aceh 2024, Apa Karya mendukung pesaing Mualem, Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi.

Apa Karya adalah mantan petinggi GAM yang ikut mendirikan Partai Aceh, yang kini dipimpin Mualem. Ia sempat menjadi Tuha Peut (Dewan Penasihat) partai lokal terbesar itu.

Namun, ia memilih mundur dan tidak lagi berpolitik. Kini, Apa Karya menghabiskan masa tuanya di kampung halaman, Keumala, Pidie.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...

Bendera Putih di Depan Masjid Raya Baiturrahman, Tanda Kekecewaan atas Pemulihan Bencana

Bendera putih berkibar di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat pagi (14/8/2026)....

Seruan Wali Nanggroe Menjelang Peringatan Hari Damai Aceh

“Menjaga Perdamaian, Merawat Persaudaraan, dan Membangun Masa Depan Aceh Bersama” Menjelang Peringatan Hari Damai Aceh...

More like this

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...