Menjelang bulan suci Ramadhan, Presiden Prabowo Subianto mengucurkan bantuan dana pembelian sapi meugang senilai Rp72,75 miliar bagi masyarakat di 19 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh. Bantuan tersebut ditransfer melalui Sekretariat Presiden dan selanjutnya disalurkan oleh masing-masing pemerintah daerah kepada warga penerima manfaat.
“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi meugang, dan dananya telah ditransfer hari ini, kami Pemerintah Aceh serta seluruh masyarakat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo,” ujar Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026) malam.
Wagub Aceh menjelaskan, bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Bupati dan wali kota diminta segera menindaklanjuti bantuan tersebut dengan melakukan pembelian sapi sesuai alokasi dana yang telah ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing.
Selain itu, para kepala daerah juga diminta bertanggung jawab penuh terhadap distribusi bantuan agar dilakukan secara merata, tertib, dan tepat sasaran, dengan prioritas kepada warga terdampak bencana serta masyarakat di lokasi pengungsian.
“Penyaluran bantuan ditargetkan rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah,” kata Fadhlullah.
Usai penyaluran, pemerintah kabupaten dan kota diwajibkan menyampaikan dokumentasi kegiatan berupa foto atau video, serta laporan singkat realisasi bantuan kepada Biro Isra Sekretariat Daerah Aceh, paling lambat tiga hari setelah Ramadhan, untuk selanjutnya dilaporkan kepada Presiden.
Fadhlullah menjelaskan, adapun 19 kabupaten dan kota penerima bantuan tersebut meliputi Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues.
Kemudian Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan termasuk Simeulue yang pada waktu bersamaan mengalami gempa bumi sehingga mengakibatkan beberapa kerusakan dialami masyarakat.
”Pemerintah Aceh berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi wujud kehadiran negara dalam membantu warga yang terdampak bencana, terutama dalam menyambut tradisi meugang dan bulan suci Ramadhan,” ujar Fadhlullah. []




