HomeNewsICAIOS Gelar Seminar Internasional Pengungsi Rohingya di Aceh

ICAIOS Gelar Seminar Internasional Pengungsi Rohingya di Aceh

Published on

International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) menggelar seminar internasional tentang Pengungsi Rohingya: Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Depan (Rohingya Refugees: Past, Present, and Future) di Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Kota Banda Aceh, Selasa (16/7/2024).

Sehari sebelumnya, seminar yang sama juga digelar di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK), Kota Banda Aceh, Senin (15/7/2024). Kegiatan yang diselenggarakan di dua tempat yang berbeda ini diikuti lebih dari 400 peserta dari pelbagai kalangan, baik secara luring maupun daring.

Mengutip keterangan tertulis yang acehkini terima pada Kamis (18/7/2024), M Riza Nurdin selaku peneliti senior ICAIOS menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya seminar ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para mahasiswa dan civitas akademika terhadap para pengungsi yang hadir ke Aceh.

Seminar yang diadakan dua hari tersebut menghadirkan sejumlah narasumber ahli, seperti Dr. Nyi Nyi Kyaw yang aktif di Research Chair on Forced Displacement in Southeast Asia, Chiang Mai University. Ia merupakan warga asli negara Myanmar yang aktif meneliti isu-isu pengungsi.

Bertindak sebagai pembicaara utama di dua tempat yang berbeda, Nyi Nyi Kyaw membahas tentang kondisi krisis kemanusiaan etnis Rohingya di Myanmar sebagai penyebab mereka mengungsi dari negara asal.

“Para pengungsi Rohingya, jika dipulangkan kembali ke negara asal maka mereka akan dipersekusi. Ditambah tak semua negara meratifikasi konvensi 1951 tentang pengungsi. Meskipun yang mengelola Rohingnya adalah UNHCR dan IOM, mereka belum mampu menyakinkan banyak negara untuk menerima pengungsi dalam jangka waktu tertentu,” tuturnya.

Selain menghadirkan pembicara internasional, ICAIOS juga menghadirkan pembicara dari kalangan aktivis seperti Hendra Lawhan dari Jesuit Refugee Indonesia, tokoh agama yang diwakili Teungku H Faisal Ali, akademisi USK M Yakub Aiyub Kadir, serta Melly Masni dari UIN Ar-Raniry.

Tgk Faisal Ali, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh yang menjadi pembicara di USK pada 15 Juli menjelaskan bahwa masyarakat Aceh pada hakikatnya bersikap menerima dan menyambut setiap tamu yang datang. Apalagi jika melihat sudut pandang agama dan adat, menurutnya Islam memberikan nilai-nilai kemanusiaan. Hal ini dijalankan jika masyarakat berpegang teguh pada prinsip Maqasiq Al-Syari’ah.

Sebelumnya, ICAIOS telah melaksanakan kegiatan seminar yang sama di Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe pada Kamis (27/6) lalu. Hingga saat ini antusiasme peserta kegiatan, baik di USK, UIN Ar-Raniry dan Unimal kurang lebih telah mencapai 600 orang peserta dengan harapan meningkatkan pemahaman masyarakat Aceh tentang pengungsi Rohingnya.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

PII Aceh Besar: Siap Menjadi Garda Terdepan Pembangunan

Rapat Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh Besar yang dirangkai dengan Halal bi...

Ini 4 Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030 yang Lolos Tahap Administrasi

Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menetapkan empat...

MAN 1 dan MTsN 1 Banda Aceh Masuk Top 100 Sekolah Terbaik 2026 versi Puspresnas

Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) merilis daftar Top 100 SMP dan SMA terbaik di Indonesia...

More like this

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

PII Aceh Besar: Siap Menjadi Garda Terdepan Pembangunan

Rapat Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh Besar yang dirangkai dengan Halal bi...