HomeHiburanMusikHidayah Cinta, Lagu Husni Al Muna yang Populer di TikTok Warga Aceh

Hidayah Cinta, Lagu Husni Al Muna yang Populer di TikTok Warga Aceh

Published on

Baten meupake deungon sang lahe. Pakon hudep ka meu-ubah. Soe hamba Allah nyang ka ek pinah tuboh lam laot dausa.

Lirik ini tidak asing bagi warga Aceh pengguna media sosial TikTok. Sebab, lagu berjudul Hidayah Cinta yang dinyanyikan Husni Al Muna ini kerap dipakai sebagai musik latar konten.

Berbahasa Aceh, Hidayah Cinta dirilis pada 8 Agustus 2023 di akun Youtube Husni Al Muna. Dalam tiga pekan, lagu ini nyaris menyentuh angka 500 ribu penonton.

Dilihat acehkini pada Senin (4/9/2023), video lagu ini telah disaksikan 497.559 kali dan disukai 6,8 ribu pengguna Youtube. Adapun di aplikasi pemutar musik Spotify, Hidayah Cinta telah didengar 23.702 kali.

Di TikTok, lagu ini kerap menjadi latar video mengenai kasus dugaan penganiayaan yang dialami Imam Masykur. Peristiwa ini ramai dalam pemberitaan media massa sejak 26 Agustus lalu. Di media sosial, netizen ramai mengunggah konten video yang menampilkan foto Imam Masykur atau tersangka kasus ini yang telah ditangkap aparat keamanan.

Husni Al Muna
Husni Al Muna tampil dalam sebuah acara di Kabupaten Pidie. Foto: Husaini Ende/acehkini

Hingga Senin, Hidayah Cinta telah dipakai sebagai musik latar di TikTok sebanyak 8.775 video. Saat mencari judul lagu ini, TikTok menyematkan kata ‘Populer’ dengan teks merah pada video ini. Saat diklik, konten video yang muncul kebanyakan berkaitan dengan Imam Masykur.

Apa makna lagu ini?

Dari liriknya, lagu ini mengisahkan seseorang yang bertemu dengan jodohnya dan menjalin hubungan halal. Ini misalnya terlihat dalam lirik: “Ee ya Rabbana neu-peutroh cinta. Lam riza hubungan nyang sah. Bek na lam salah neu jaga fitnah. Ban cinta Yusuf Zulaikha”.

Lirik itu menjelaskan permintaan agar cintanya berada dalam hubungan sah dan bukan dalam salah yang diwarnai fitnah seperti kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha.

Dalam lirik berikutnya, kisah cinta itu pula diharapkan selalu setia. Misalnya dalam lirik: “Dua hate beusabe na peuneurang. Ban langet bumoe. Ban mata uroe buleuen peutrang alam. Meuganto-gantoe”.

Maknanya, dua hati semoga menjadi saling melengkapi laksana langit dan bumi serta matahari dan bulan yang berganti-ganti menerangi bumi.

Hidayah Cinta bukan lagu pertama penyanyi asal Pidie Jaya ini. Ia pernah populer lewat lagu berjudul Jaga Tuboh. Dirilis dua tahun silam, lagu ini telah lebih dari 5 juta penayangan di akun Youtube Y_record.

Rupa nyang tari budi pekerti. Nurani lon ka tapeuhah. Ulon hijeurah bak jalan Allah. Hidayah karena cinta.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah Mulai 15 Juni

Asrama Haji Kelas I Aceh menyatakan siap menyambut kepulangan jemaah haji Aceh yang dijadwalkan...

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...

Terima BAM DPR RI, Sekda Aceh Cari Jalan Keluar bagi Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR...

More like this

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah Mulai 15 Juni

Asrama Haji Kelas I Aceh menyatakan siap menyambut kepulangan jemaah haji Aceh yang dijadwalkan...

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...