HomeNewsGubernur Aceh Lantik Rasyid Bancin dan Nasir Kombih Jadi Wali Kota-Wawalkot Subulussalam

Gubernur Aceh Lantik Rasyid Bancin dan Nasir Kombih Jadi Wali Kota-Wawalkot Subulussalam

Published on

Gubernur Aceh Muzakir Manaf resmi melantik Rasyid Bancin dan Nasir Kombih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawalkot) Subulussalam pada rapat paripurna DPRK setempat, Sabtu (15/2/2025). Gubernur menyatakan akan mengecek setiap izin hak guna usaha (HGU) yang ada di Aceh, khususnya Subulussalam untuk memberikan lahan plasma untuk masyarakat.

“Saya akan pastikan seluruh HGU yang ada di Aceh, khususnya Subulussalam untuk memberikan plasma kepada masyarakat. Pak Wali, nanti kita akan bekerja sama, memastikan setiap HGU memberikan lahan plasma kepada masyarakat sekitar HGU,” kata Muzakir Manaf, disambut tepuk tangan para hadirin.

“Selamat bekerja, semoga Kota Subulussalam yang saudara pimpin senantiasa dalam keadaan aman dan damai, serta kita semua selalu mendapatkan petunjuk, bimbingan, dan rahmat Allah,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Mualem itu menyebutkan bahwa wali kota dan wakil wali kota adalah pemimpin yang lahir dari proses pemilihan umum, mengemban amanah yang tidak ringan dari masyarakat. Karena itu, jadilah pemimpin yang amanah, bijaksana dan bertanggung jawab.

“Amanah ini adalah bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dengan baik. Semoga saudara dapat menjadi pemimpin yang amanah, bijaksana, dan bertanggung jawab dalam mengemban tugas selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

“Tugas yang saudara emban bukanlah tugas yang ringan. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata dan program-program pembangunan untuk kepentingan rakyat,” imbuh Mualem.

Untuk memperkuat kerja Pemerintah Kota Subulussalam, Gubernur juga menyampaikan sejumlah pesan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam yang baru dilantik, terutama terkait keharmonisan dengan legislatif serta komunikasi aktif dengan Pemerintah Aceh.

“Jagalah keharmonisan hubungan eksekutif dan legislatif. Ini akan memperkuat kinerja pemerintah dalam membangun Kota Subulussalam. Selalu jalin komunikasi dengan Pemerintah. Kami selaku Gubernur Aceh dan Kepala Pemerintahan Aceh, selalu mendukung pembangunan Kota Subulussalam untuk kesejahteraan masyarakat Subulussalam,” sebutnya.

Ia juga mengingatkan wali kota untuk selalu melibatkan para akademisi dalam setiap rancangan pembangunan Kota Subulussalam, agar program pembangunan dapat terukur dengan baik, serta memberi ruang bagi pengusaha agar program pembangunan dapat menciptakan nilai tambah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Jaga dukungan dari masyarakat Subulussalam, agar setiap program pembangunan yang dijalankan mendapat tempat di hati masyarakat. Selain itu, doa para ulama di Kota Subulussalam, agar seluruh program pembangunan yang dilaksanakan selalu mendapat ridha Allah,” ucap Mualem.

Kepada wali kota, Gubernur juga mengingatkan untuk bersiap mengikuti kegiatan di Akmil Magelang, mulai tanggal 21 hingga 28 Februari. Khusus wakil wali kota hanya akan ikut pada prosesi penutupan pada saat pengarahan Presiden tanggal 28 Februari.

Wali Kota Subulussalam Rasyid Bancin dalam sambutannya menyampaikan harapan agar gubernur selaku Kepala Pemerintahan Aceh mendukung setiap program pembangunan di Kota Subulussalam.

“Kami tahu, tugas yang kami emban tidaklah mudah. Untuk itu, kami sangat mengharapkan dukungan Pak Gubernur Muzakir Manaf, agar selalu mendukung setiap program pembangunan di Subulussalam. Kami juga siap bersinergi dengan teman-teman di legislatif dan seluruh elemen masyarakat Subulussalam, demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” ujar Rasyid. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...