HomeNewsGajah Liar Mengamuk di Aceh Timur, Rusak Rumah dan Tanaman Warga

Gajah Liar Mengamuk di Aceh Timur, Rusak Rumah dan Tanaman Warga

Published on

Sekitar puluhan ekor gajah liar mengamuk di Dusun Karta Raharja, Gampong Sri Mulya, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur pada Senin dini hari (17/6/2024) sekitar pukul 01.00 WIB. Akibatnya, tiga rumah warga rusak dan berbagai tanaman kebun mereka pun tak luput dari sasaran.

Menurut Kepala Kepolisian Sektor Serbajadi Ajun Komisaris Sudirman, peristiwa ini terjadi saat rumah-rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya untuk merayakan Iduladha 1445 H di luar dusun.

Tiga rumah warga yang dirusak adalah milik Rukiah (52 tahun), Rahman (50 tahun), dan Ilyas Bin Ahmad (69 tahun). “Di samping itu berbagai jenis tanaman kebun juga tidak luput dari sasaran satwa yang dilindungi itu,” kata Sudirman, Rabu (19/6/2024).

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian yang diakibatkan oleh amukan gajah ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Pasca kejadian, kepolisian telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Wilayah III dan Forum Konservasi Leuser (FKL) serta bersama-sama dengan warga untuk mengusir kawanan gajah liar tersebut kembali ke habitatnya di hutan.

Sudirman juga mengimbau kepada warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan untuk tidak melakukan perburuan liar. “Perburuan liar dapat mengganggu keseimbangan ekosistem alam dan melanggar hukum dengan sanksi pidana lima tahun penjara,” katanya.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...

Bendera Putih di Depan Masjid Raya Baiturrahman, Tanda Kekecewaan atas Pemulihan Bencana

Bendera putih berkibar di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat pagi (14/8/2026)....

Seruan Wali Nanggroe Menjelang Peringatan Hari Damai Aceh

“Menjaga Perdamaian, Merawat Persaudaraan, dan Membangun Masa Depan Aceh Bersama” Menjelang Peringatan Hari Damai Aceh...

More like this

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...