HomeNewsEkonomi Aceh Tumbuh 4,82 Persen di Awal Masa Mualem, Transportasi dan Ekspor...

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,82 Persen di Awal Masa Mualem, Transportasi dan Ekspor Menguat

Published on

Di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah yang mulai menjabat sejak Februari 2025, ekonomi Aceh mencatat pertumbuhan sebesar 4,82 persen pada triwulan II-2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).

Pertumbuhan ini ditopang oleh pertumbuhan lapangan usaha transportasi dan pergudangan (13,37 persen) dari sisi produksi, serta ekspor barang dan jasa (17,62 persen) dari sisi pengeluaran.

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh dalam laporan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Aceh Triwulan II-2025 yang dirilis awal Agustus 2025, mencatat produk domestik regional bruto (PDRB) Aceh atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp39,54 triliun pada periode April–Juni 2025. Secara harga berlaku, nilainya mencapai Rp63,84 triliun.

Dari sisi produksi, selain transportasi dan pergudangan, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 6,93 persen, serta industri pengolahan tumbuh 6,50 persen.

Beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi, seperti jasa perusahaan (-2,24 persen), konstruksi (-0,28 persen), dan administrasi pemerintahan (-0,22 persen). Dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah mengalami penurunan sebesar 9,40 persen.

Secara kumulatif, ekonomi Aceh selama semester I-2025 tumbuh 4,70 persen dibandingkan semester I-2024. Pada periode yang sama, pertumbuhan ekonomi kawasan Sumatera tercatat sebesar 4,96 persen.

Menurut BPS, struktur ekonomi Aceh pada triwulan II-2025 masih didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi 31,52 persen. Disusul perdagangan besar dan eceran sebesar 15,11 persen serta administrasi pemerintahan 9,18 persen.

Kontribusi Aceh terhadap total PDRB Pulau Sumatera pada triwulan II-2025 tercatat sebesar 4,89 persen. Sebagai pembanding, Sumatera Utara menyumbang 23,49 persen dan Riau sebesar 22,44 persen terhadap total PDRB kawasan.

Pada Juni 2025, BPS juga mencatat bahwa sekitar 78,34 persen ekspor Aceh—senilai 38,16 juta dolar AS—dikirim melalui pelabuhan yang berada di wilayah Aceh. Sisanya diekspor melalui pelabuhan di luar provinsi, terutama Sumatera Utara. Total ekspor Aceh pada bulan tersebut sebesar 48,71 juta dolar AS.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Fadhlullah Minta Jaga Integritas dan Komunikasi

Pergantian pucuk birokrasi Pemerintah Aceh bergulir. Taufik, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat...

Tiketpersiraja.id Resmi Diluncurkan, Tiket Persiraja Musim 2026/2027 Tak Perlu Ditukar Gelang

Persiraja Banda Aceh resmi meluncurkan Tiketpersiraja.id sebagai platform pembelian tiket online untuk kompetisi Pegadaian...

Sekda Aceh Berganti, Mualem Pastikan Pengganti M Nasir Sudah Ada

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membenarkan pemberhentian M Nasir, S.IP., MPA., dari jabatan...

BPMA Percepat Legalitas Sumur Minyak Masyarakat, Dorong Produksi dan Ekonomi Daerah

Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mempercepat penataan dan legalisasi sumur minyak masyarakat di Aceh...

Aceh Jadi Wilayah Tematik KKI 2026, UMKM Didorong Bangkit dan Berdaya Saing

Aceh menjadi wilayah tematik dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar Bank...

More like this

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Fadhlullah Minta Jaga Integritas dan Komunikasi

Pergantian pucuk birokrasi Pemerintah Aceh bergulir. Taufik, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat...

Tiketpersiraja.id Resmi Diluncurkan, Tiket Persiraja Musim 2026/2027 Tak Perlu Ditukar Gelang

Persiraja Banda Aceh resmi meluncurkan Tiketpersiraja.id sebagai platform pembelian tiket online untuk kompetisi Pegadaian...

Sekda Aceh Berganti, Mualem Pastikan Pengganti M Nasir Sudah Ada

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membenarkan pemberhentian M Nasir, S.IP., MPA., dari jabatan...