Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaEkonomiDirektur Alsintan Kementan dan Bupati Aceh Besar Monitor Ketersediaan dan Harga Pangan

    Direktur Alsintan Kementan dan Bupati Aceh Besar Monitor Ketersediaan dan Harga Pangan

    Published on

    Direktur Alat Mesin Pertanian Dirjen PSP Kementerian Pertanian RI, Muhammad Hatta dan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto melakukan pengawalan dan monitoring ketersediaan pangan dan harga bahan pokok di Aceh Besar, Selasa (18/4/2023).

    Monitoring tersebut dilakukan dengan meninjau langsung tempat pelaksanaan Operasi Pasar Murah di kawasan Cot Iri, Kecamatan Krueng Barona Jaya. Selain itu, kedua pejabat tersebut juga meninjau pasar Induk Lambaro di Kecamatan Ingin Jaya.

    Direktur Alat Mesin Pertanian PSP Kementan, mengatakan monitoring bahan pokok tersebut merupakan amanat langsung dari Presiden Jokowi kepada jajaran Kementerian Pertanian dan Pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

    “Kita berharap pasar murah yang digelar Pemkab Aceh Besar dapat mengantisipasi harga bahan pokok yang naik turun di pasaran, sehingga di pasar murah masyarakat mendapatkan harga yang lebih stabil dan terjangkau,” kata Muhammad Hatta.

    Ada sejumlah paket bahan pokok yang tersedia di pasar murah Cot Iri untuk masyarakat, yaitu beras premium 10 kilogram, telur 1 papan, gula 2 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Masing-masing item bahan pokok itu telah disubsidi pemerintah senilai Rp5.000-Rp10.000 per item.

    Sementara di Pasar Lambaro, Direktur PSP dan Pj Bupati Aceh Besar mengecek langsung kepada para penjual terkait ketersedian dan harga bahan pokok. Di antara yang dikunjungi adalah penjual bawang merah, cabai, daging sapi, dan ayam potong.

    “Dari pantauan kami stok bahan pokok di Pasar Lambaro masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh Besar dan sekitarnya jelang lebaran. Pasar ini menjadi pemasok bahan untuk beberapa kabupaten/kota,” kata Muhammad Hatta.

    Menurut Hatta, harga sejumlah bahan pokok masih dalam kategori stabil, bahkan turun seperti bawang dan cabai. Namun untuk komoditi daging sapi lokal mengalami sedikit kenaikan harga karena banyaknya permintaan dari masyarakat jelang hari raya dibanding hari biasa.

    Sementara itu, Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, mengatakan Pasar Lambaro merupakan pasar yang menjadi pemasok kebutuhan masyarakat di empat kabupaten/kota. Selain Aceh Besar, pasar tersebut juga memasok kebutuhan masyarakat Kota Banda Aceh, Sabang dan Kabupaten Aceh Jaya.

    “Hampir setiap pagi di bulan Ramadhan kita memantau Pasar Lambaro, Alhamdulillah rata-rata komoditas bahan pokok harganya relatif stabil, hanya daging sapi lokal yang perlu mendapat perhatian khusus karena kemungkinan bakal naik harga jelang hari meugang,” kata Iswanto.

    Menurutnya, Pemerintah Aceh Besar telah memetakan dan memastikan ketersediaan sapi lokal di Aceh Besar mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat untuk hari meugang Hari Raya Idul Fitri. Ia berharap, ekonomi masyarakat Aceh Besar tetap stabil jelang lebaran maupun sesudahnya.

    Selain itu, kata Iswanto,  untuk memberikan harga kebutuhan pokok yang stabil kepada masyarakat, Pemkab Aceh Besar rutin menggelar operasi pasar murah selama bulan puasa di setiap kecamatan. Pelaksanaan pasar murah digelar dengan kerja sama TNI, Polres, Kejari dan jajaran instansi lainnya.

    “Mari terus bersyukur atas berbagai bantuan yang diberikan pemerintah, ini menjadi momentum kita untuk bangkit,” kata Iswanto. []

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...