HomeEkonomiDirektur Alsintan Kementan dan Bupati Aceh Besar Monitor Ketersediaan dan Harga Pangan

Direktur Alsintan Kementan dan Bupati Aceh Besar Monitor Ketersediaan dan Harga Pangan

Published on

Direktur Alat Mesin Pertanian Dirjen PSP Kementerian Pertanian RI, Muhammad Hatta dan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto melakukan pengawalan dan monitoring ketersediaan pangan dan harga bahan pokok di Aceh Besar, Selasa (18/4/2023).

Monitoring tersebut dilakukan dengan meninjau langsung tempat pelaksanaan Operasi Pasar Murah di kawasan Cot Iri, Kecamatan Krueng Barona Jaya. Selain itu, kedua pejabat tersebut juga meninjau pasar Induk Lambaro di Kecamatan Ingin Jaya.

Direktur Alat Mesin Pertanian PSP Kementan, mengatakan monitoring bahan pokok tersebut merupakan amanat langsung dari Presiden Jokowi kepada jajaran Kementerian Pertanian dan Pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

“Kita berharap pasar murah yang digelar Pemkab Aceh Besar dapat mengantisipasi harga bahan pokok yang naik turun di pasaran, sehingga di pasar murah masyarakat mendapatkan harga yang lebih stabil dan terjangkau,” kata Muhammad Hatta.

Ada sejumlah paket bahan pokok yang tersedia di pasar murah Cot Iri untuk masyarakat, yaitu beras premium 10 kilogram, telur 1 papan, gula 2 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Masing-masing item bahan pokok itu telah disubsidi pemerintah senilai Rp5.000-Rp10.000 per item.

Sementara di Pasar Lambaro, Direktur PSP dan Pj Bupati Aceh Besar mengecek langsung kepada para penjual terkait ketersedian dan harga bahan pokok. Di antara yang dikunjungi adalah penjual bawang merah, cabai, daging sapi, dan ayam potong.

“Dari pantauan kami stok bahan pokok di Pasar Lambaro masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh Besar dan sekitarnya jelang lebaran. Pasar ini menjadi pemasok bahan untuk beberapa kabupaten/kota,” kata Muhammad Hatta.

Menurut Hatta, harga sejumlah bahan pokok masih dalam kategori stabil, bahkan turun seperti bawang dan cabai. Namun untuk komoditi daging sapi lokal mengalami sedikit kenaikan harga karena banyaknya permintaan dari masyarakat jelang hari raya dibanding hari biasa.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, mengatakan Pasar Lambaro merupakan pasar yang menjadi pemasok kebutuhan masyarakat di empat kabupaten/kota. Selain Aceh Besar, pasar tersebut juga memasok kebutuhan masyarakat Kota Banda Aceh, Sabang dan Kabupaten Aceh Jaya.

“Hampir setiap pagi di bulan Ramadhan kita memantau Pasar Lambaro, Alhamdulillah rata-rata komoditas bahan pokok harganya relatif stabil, hanya daging sapi lokal yang perlu mendapat perhatian khusus karena kemungkinan bakal naik harga jelang hari meugang,” kata Iswanto.

Menurutnya, Pemerintah Aceh Besar telah memetakan dan memastikan ketersediaan sapi lokal di Aceh Besar mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat untuk hari meugang Hari Raya Idul Fitri. Ia berharap, ekonomi masyarakat Aceh Besar tetap stabil jelang lebaran maupun sesudahnya.

Selain itu, kata Iswanto,  untuk memberikan harga kebutuhan pokok yang stabil kepada masyarakat, Pemkab Aceh Besar rutin menggelar operasi pasar murah selama bulan puasa di setiap kecamatan. Pelaksanaan pasar murah digelar dengan kerja sama TNI, Polres, Kejari dan jajaran instansi lainnya.

“Mari terus bersyukur atas berbagai bantuan yang diberikan pemerintah, ini menjadi momentum kita untuk bangkit,” kata Iswanto. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Janji Menag Nasaruddin Umar Terwujud, MIN 5 Pidie Jaya Mulai Dibangun Kembali

Janji Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar kepada masyarakat Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Pidie...

APRI Aceh Gelar Persiapan Rakerwil II 2026 

Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh menggelar rapat persiapan Rapat Kerja...

TP PKK Aceh Siap Sukseskan Aceh Culinary Festival 2026

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh Marlina Usman menegaskan komitmen...

Punya Cerita tentang Sanger? Mari Tulis untuk Sangerology

Tradisi minum sanger khas Aceh akan diangkat dalam buku bunga rampai internasional bertajuk “Sangerology:...

630 Masjid di Aceh Serentak Ikuti Geber Mas, ASN Kemenag Turun Bersihkan Masjid

Sebanyak 630 masjid di Aceh mengikuti Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) yang dilaksanakan serentak...

More like this

Janji Menag Nasaruddin Umar Terwujud, MIN 5 Pidie Jaya Mulai Dibangun Kembali

Janji Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar kepada masyarakat Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Pidie...

APRI Aceh Gelar Persiapan Rakerwil II 2026 

Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh menggelar rapat persiapan Rapat Kerja...

TP PKK Aceh Siap Sukseskan Aceh Culinary Festival 2026

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh Marlina Usman menegaskan komitmen...