Sabtu, Mei 18, 2024
More
    BerandaNewsBuku 'Sejarah Mati di Kampung Kami' Nezar Patria Didiskusikan di Kampus UIN...

    Buku ‘Sejarah Mati di Kampung Kami’ Nezar Patria Didiskusikan di Kampus UIN Ar-Raniry

    Published on

    Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama (PKMB) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar diskusi buku “Sejarah Mati di Kampung Kami” karya Nezar Patria. Diskusi yang digelar di Ruang Rapat Rektorat UIN Ar-Raniry, Kamis (26/10/2023), menghadirkan narasumber Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamen Kominfo) Nezar Patria, dan Antropolog Reza Idria yang juga Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FISIP UIN Ar-Raniry.

    Diskusi dipandu langsung oleh Kepala Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama (PKMB) UIN Ar-Raniry, Saifuddin A Rasyid. Buku “Sejarah Mati di Kampung Kami” yang didiskusikan ini berisi kumpulan tulisan Nezar Patria hasil liputan dan opini mendalamnya saat masih menjadi jurnalis dan sebagian lagi artikel opininya yang diunggah di akun media sosial pribadinya.

    Kumpulan tulisan tersebut berkisah tentang peristiwa konflik Aceh, tsunami, jurnalisme, demokrasi dan cerita humanis tentang kehidupan sosial kemasyarakatan, hingga dinamika informasi di era digital.

    “Buku tersebut berisi tulisan yang pernah dimuat di media massa seperti Kompas, Jakarta Post, esai maupun pidato dan 60 persen merupakan kumpulan tulisan di akun facebook,” kata Nezar Patria saat memulai diskusi bersama para pimpinan kampus UIN Ar-Raniry dan mahasiswa alumni Diklatpim Pelopor Moderasi Beragama tahun 2023.

    Dalam kesempatan itu, Wamen Kominfo Nezar juga mengajak kalangan sivitas akademika UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan mahasiswa agar siap menghadapi perubahan cepat dalam bidang teknologi informasi agar tidak tergilas oleh perkembangan itu.

    “Pilihannya adalah ambil bagian memanfaatkannya secara positif untuk kemajuan. Kita tidak dapat menghentikan digitalisasi dalam berbagai aspek dan dahsyatnya pergerakan artificial intelligence, kita hanya dapat mengelola untuk kemajuan dan masa depan generasi,” ujarnya.

    Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry Prof Khairuddin dalam sambutannya menyambut baik ide diskusi buku karya Nezar Patria tersebut dan berterima kasih kepada penulisnya yang di tengah kesibukan tugas sebagai pejabat negara berkenan hadir secara langsung di kampus UIN Ar-Raniry.

    “Semoga ini menjadi bagian dari silaturahmi dan upaya bersama untuk penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.

    Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor III Prof Saifullah dalam sambutan penutup bahwa UIN Ar-Raniry Banda Aceh akan terus berkolaborasi dengan membangun komitmen bersama melangkah ke arah kemajuan itu.

    Saiful mengatakan, sebelumnya UIN Ar-Raniry telah ikut menandatangani kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta.

    Pada diskusi tersebut, Reza Idria dalam paparannya memaknai judul buku Nezar itu sastrawi yang menggambarkan kekuatan bahwa sejarah selalu menjadi pelajaran yang nilai tetap hidup baik bagi pelakunya maupun penulisnya. Terlebih peristiwa super dahsyat tsunami Aceh yang ditampilkan sebagai inspirasi judul buku tersebut.

    Turut hadir dalam diskusi buku itu Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Muhammad Dirhamsyah, Dekan Ushuluddin dan Filsafat Salman Abdul Muthalib, Dekan Psikologi Muslim dan sejumlah pimpinan lainnya di lingkungan kampus UIN Ar-Raniry. []

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News




    Artikel Terbaru

    Ini 22 Pemain Timnas yang Dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia Lawan Irak dan Filipina

    Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memanggil 22 pemain untuk laga melawan Irak dan Filipina...

    Jemaah Haji Lansia Aceh Akan Duduk di Kelas Bisnis saat Terbang ke Tanah Suci

    Jemaah haji Aceh yang tergolong lanjut usia (lansia) pada musim haji 1445 Hijriah/2024 dipastikan...

    Gubernur Aceh Terima Kunjungan Kepala Puslatbang KHAN LAN RI

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah menerima kunjungan Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Hukum...

    Jubir Partai Aceh: Armia Fahmi Akan Aktif sebagai Kader setelah Pensiun

    Armia Fahmi yang saat ini menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Aceh telah mendaftar ke...

    Lhoknga Kekurangan Air Bersih, Bupati Aceh Besar Tinjau Langsung

    Sejumlah gampong di Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar kekurangan air bersih akibat kemarau. Penjabat (Pj)...

    More like this

    Ini 22 Pemain Timnas yang Dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia Lawan Irak dan Filipina

    Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memanggil 22 pemain untuk laga melawan Irak dan Filipina...

    Jemaah Haji Lansia Aceh Akan Duduk di Kelas Bisnis saat Terbang ke Tanah Suci

    Jemaah haji Aceh yang tergolong lanjut usia (lansia) pada musim haji 1445 Hijriah/2024 dipastikan...

    Gubernur Aceh Terima Kunjungan Kepala Puslatbang KHAN LAN RI

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah menerima kunjungan Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Hukum...