BerandaNewsRamadanAl-Qur’an Terjemahan Bahasa Gayo Diliris, Arskal Salim Apresiasi Kerja Keras Tim Penerjemah

Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Gayo Diliris, Arskal Salim Apresiasi Kerja Keras Tim Penerjemah

Published on

Kementerian Agama resmi merilis Al-Qur’an terjemahan bahasa Gayo dalam acara yang digelar di Jakarta pada 17 Ramadan 1445 Hijriah atau Kamis, 28 Maret 2024. Karya terjemah ini merupakan hasil kerja sama antara Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon.

Soft launching Al-Qur’an terjemahan bahasa Gayo dihadiri Sekretaris Balitbang Diklat Kemenag RI, Arskal Salim; Kepala Puslitbang LKKMO, Moh. Isom; Pj Bupati Bener Meriah, Haily Yoga; Pj Bupati Aceh Tengah diwakili asisten I, Mursyid, Rektor IAIN Takengon Zulkarnain, dan tim penerjemah Al-Qur’an.

Sekretaris Balitbang Diklat Kemenag, Arskal Salim, mengapresiasi kerja keras tim penerjemah Al-Qur’an dari IAIN Takengon dan tim dari Puslitbang LKKMO. Ia menyoroti kompleksitas proses translasi dan validasi yang berhasil diselesaikan tanpa kendala.

“Proses alih bahasa ini penting karena bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menyimpan dimensi spiritual yang dalam. Terjemahan bahasa Gayo ini tidak hanya akan memberikan berkah bagi masyarakat Gayo, tetapi juga menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat Aceh pada umumnya,” ujarnya di laman resmi Kemenag, dikutip Sabtu (30/3/2024).

“Dalam bahasa, terkandung banyak aspek, bukan hanya komunikasi tetapi juga dimensi spiritual. Bahasa merefleksikan pikiran dan perasaan kita. Ketika bahasa ini diangkat menjadi terjemahan bahasa Gayo, secara tidak langsung meningkatkan derajat bahasa Gayo itu sendiri,” lanjutnya.

Pj Bupati Bener Meriah, Haili Yoga, menyebut peluncuran ini sebagai momen bersejarah, terutama karena bertepatan dengan 17 Ramadan 1445 H. Dia berharap terjemahan Al-Qur’an ini akan mendorong lebih banyak masyarakat untuk gemar membaca Al-Qur’an di wilayah Bener Meriah.

“Menurut saya, dengan hadirnya Al-Qur’an terjemahan bahasa Gayo, maka tidak ada alasan lagi bagi masyarakat Gayo untuk tidak menghayati dan mengamalkannya di dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Untuk yang membutuhkan file Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Gayo dapat diunduh https://balitbangdiklat.kemenag.go.id.

Rencana Cetak Massal Terjemah Al-Qur’an

Rektor IAIN Takengon, Prof Zulkarnain, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses penerjemahan ini. Dia juga menegaskan bahwa penerjemahan Al-Qur’an tidak berhenti di sini, tetapi akan terus diperbaharui sesuai kebutuhan.

“Kami akan melibatkan tokoh adat, ahli bahasa, dan pihak lainnya untuk menyempurnakan terjemahan ini dalam edisi revisi mendatang,” katanya.

Dia berharap, peluncuran Al-Qur’an terjemahan bahasa Gayo ini menjadi tonggak penting dalam memperkaya literatur keagamaan lokal serta memperkuat identitas dan keberagaman budaya di Indonesia, khususnya di wilayah Aceh. Dengan semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga riset, dan institusi pendidikan agama, diharapkan Al-Qur’an ini akan memberikan manfaat yang besar bagi umat Islam di Indonesia.

IAIN Takengon mengirim surat kepada Imam Besar Masjid Istiqlal terkait rencana cetak massal terjemah Al-Qur’an bahasa Gayo. Rencana ini dibahas seiring telah rampungnya proses penerjemahan yang berlangsung sejak tiga tahun lalu.

“Kami telah menyampaikan surat kepada Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Isi surat dimaksud sebagai laporan bahwa master Al-Qur’an terjemahan bahasa Gayo telah tersedia untuk dicetak. Ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Puslitbang LKKMO Prof. Isom,” kata Prof Zulkarnain, Sabtu (30/3/2024).

Menurutnya, sesuai prosedur, setelah seluruh tahapan selesai, maka terjemah Al-Qur’an bahasa daerah, termasuk Bahasa Gayo, dicetak dalam jumlah terbatas sesuai standar mushaf Al-Qur’an. Proses cetak terbatas ini sedang berlangsung dan akan segera tuntas.

Namun demikian, lanjut Zulkarnain, masyarakat Aceh Tengah sangat antusias dan ingin membaca dan memiliki Terjemah Al-Qur’an Bahasa Gayo. Sementara itu, belum tersedia anggaran di IAIN Takengon untuk mencetaknya.

“Kami bersurat ke Imam Besar Masjid Istiqlal untuk memohon masukan kemungkinan ada peluang memperbanyak cetakan Terjemah Al-Qur’an Bahasa Gayo,” sebutnya.

Dalam satu kesempatan audiensi pada 2023, kata Zulkarnain, Imam Besar Masjid Istiqlal sangat antusias dan mendorong tim untuk menyelesaikan terjemahan tersebut dengan memenuhi standar yang ditetapkan dan penuh kehati-hatian. Sebab, yang diterjemahkan adalah kitab suci yang memiliki kedalaman makna.

Saat itu, Imam Besar Masjid Istiqlal menyampaikan bahwa pihaknya akan membantu berkomunikasi dengan para pihak yang memiliki perhatian dengan percetakan Al-Qur’an agar bisa ikut memperbanyak.

“Kita bersurat karena proses terjemah sudah selesai. Kita berharap ada saran dari Imam Besar Masjid Istiqlal terkait rekomendasi dan rencana memperbanyak cetakan Terjemah Al-Qur’an Bahasa Gayo,” tutur Zulkarnain.

“Kita dari IAIN Takengon sangat berharap usulan yang disampaikan ini dapat berproses, dan berhasil,” ujarnya.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News



Artikel Terbaru

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Jadi 15 Orang

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Husaini Bukhari (49 tahun), seorang jemaah haji asal Aceh...

58 Koleksi Kain Tradisional Dipamerkan di Museum Aceh

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui UPTD Museum Aceh menggelar pameran koleksi wastra (kain...

Operasi Patuh Seulawah, Polda Aceh Sasar 7 Pelanggaran Lalu Lintas

Kepolisian Daerah Aceh bakal menggelar Operasi Patuh Seulawah 2024 sepanjang dua pekan ini: 15-28...

Sekda Aceh Tinjau Venue PON XXI di Sabang

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Azwardi, meninjau pengerjaan venue Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Nanang Indra Bakti Disambut Kalung Bunga di Polres Aceh Utara

Nanang Indra Bakti kini resmi menjabat Kepala Kepolisian Resor Aceh Utara. Berpangkat Ajun Komisaris...

More like this

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Jadi 15 Orang

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Husaini Bukhari (49 tahun), seorang jemaah haji asal Aceh...

58 Koleksi Kain Tradisional Dipamerkan di Museum Aceh

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui UPTD Museum Aceh menggelar pameran koleksi wastra (kain...

Operasi Patuh Seulawah, Polda Aceh Sasar 7 Pelanggaran Lalu Lintas

Kepolisian Daerah Aceh bakal menggelar Operasi Patuh Seulawah 2024 sepanjang dua pekan ini: 15-28...