Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaEkonomiAchmad Marzuki Lepas Ekspor Perdana 10 Ton Tuna Aceh ke Arab Saudi

    Achmad Marzuki Lepas Ekspor Perdana 10 Ton Tuna Aceh ke Arab Saudi

    Published on

    Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki melepas ekspor perdana 10 ton ikan tuna Loin dan Saku dari Aceh ke Arab Saudi. Kegiatan itu dilaksanakan di Gudang PT Yakin Pasifik Tuna, Kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Kota Banda Aceh, Rabu, 19 Juli 2023.

    Pelepasan ekspor 10 ton tuna ke Arab Saudi itu dimulai dengan peninjauan truk kontainer, dilanjutkan dengan penyegelan yang dilakukan Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki. Turut hadir Anggota DPR RI, TA Khalid; Kadis Perikanan Aceh, Aliman; Kadis Perindag Aceh, Mohd Tanwir; Karo Adpim Muhammad Rahmadin, dan unsur terkait lainnya.

    Achmad Marzuki dalam sambutan singkatnya berharap agar ekspor tuna itu berkelanjutan dan tidak hanya insidentil. Bahkan bukan hanya intensitas, namun juga volume ekspornya terus ditingkatkan. “Tentu saja dengan kualitas yang terjaga, hingga trust di mata buyer luar negeri akan terus membaik,” ujarnya.

    Direktur Yakin Pasifik Tuna Banda Aceh Almer Hafiz Sandy mengatakan, ekspor 10 ton ikan tuna tersebut merupakan prestasi bagi pihaknya. Ia menyebutkan pabrik ikan yang dikelola pihaknya di kawasan Lampulo, Kota Banda Aceh, itu sudah sesuai standar internasional.

    Ikan tuna Aceh komoditas ekspor
    Ikan tuna hasil tangkapan nelayan Aceh di gudang PT Yakin Pasifik Tuna kawasan Lampulo, Kota Banda Aceh, Kamis (29/10/2022). Foto: Suparta/acehkini

    “Kita sudah bisa ekspor ke berbagai negara di dunia, seperti Jepang, Amerika dan Uni Eropa,” kata Almer.

    Ia mengatakan, kegiatan ekspor tersebut sukses dilakukan berkat kolaborasi dengan start up Aruna yang membuka jaringan mendapatkan pembeli di luar negeri.

    “Perizinan ekspor ke Saudi Arabia hanya sedikit di Indonesia, dan kita sangat berbangga mendapat izin tersebut sehingga bisa kita lakukan ekspor perdana hari ini,” tutur Almer.

    Menurut Almer, Aceh merupakan provinsi kaya dengan potensi kelautan dan perikanan. Bahkan sangat bernilai ekspor. Namun, potensi tersebut masih sangat minim berdasarkan hasil produksi ikan yang dihasilkan nelayan.

    “Oleh sebab itu, kami berharap pemerintah melalui dinas perikanan dapat meningkatkan kapasitas nelayan Aceh,” ujar Almer. []

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...