HomeOlahragaAtlet Aceh Bawa Pulang 5 Medali dari Kejuaraan Karate Internasional di Malaysia

Atlet Aceh Bawa Pulang 5 Medali dari Kejuaraan Karate Internasional di Malaysia

Published on

Atlet karate binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh yang dikirim untuk mengikuti Milo International Open Championship 2023 di Malaysia berhasil membawa pulang lima medali. Kejuaraan karate internasional tersebut berlangsung 23-25 Juni 2023 di Titiwangsa Stadium, Kuala Lumpur.

“Alhamdulillah, dari lima atlet yang kita bawa ke kejuaraan ini, semuanya berhasil meraih prestasi,” ujar Manajer Tim Karate Aceh, Sulaiman, lewat keterangan tertulis.

Ia merincikan, kelima medali tersebut terdiri dari medali emas yang diraih oleh Gebrina Najwa Andini (Kata Perorangan Putri), dan Najla Syakira (Kumite Perorangan Putri).

Kemudian medali perunggu yang diperoleh M. Imam (Kumite Senior Putra), M. Farizi (Kumite Senior Putra) dan Katuta Barera (Kumite Senior Putra).

Sulaiman menjelaskan, kelima atlet yang diikutsertakan dalam kejuaraan Milo International Open Championship di Malaysia kali ini merupakan atlet binaan KONI Aceh yang tergabung dalam program pemusatan latihan daerah (Pelatda) tahun 2023.

Selain manajer, selama kejuaraan di Malaysia, para atlet tersebut didampingi langsung oleh Pelatih Kepala Shihan M. Arie Marzuki, dan Pelatih Sensei Hendra Darmawan.

Menurut Pelatih Kepala, fokus utama Tim Karate Aceh pada kejuaraan itu bukanlah capaian medali, tapi lebih kepada penerapan pola permainan atau pertandingan yang berbasis pada sport science, seperti yang diminta oleh Ketua Umum KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak.

Sport science yang dimaksud meliputi, psikologi mental, fisik, dan tehnik para atlet. Selama masa latihan, seluruh materi ditetapkan target capaian, dan evaluasi secara berkala.

“Jadi, pola latihan yang diterapkan oleh Tim Kepelatihan sekarang ini, berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Target kita adalah medali emas pada PON tahun 2024 nanti,” sebutnya.

Dalam setiap kejuaraan yang diikuti jelang PON 2024, pelatih lebih menekankan agar atlet dapat mengeksplor seluruh materi yang diberikan selama masa pelatihan.

“Tim yang kami bentuk tidak saja cukup merupakan juara Aceh, namun juga kami pilih berdasarkan pemantauan yang panjang sejak kejuaraan nasional PB Forki tahun lalu sampai dengan event-event yang ada akhir tahun lalu sesuai standar KONI Aceh, yaitu yang bisa bersaing di kancah nasional khususnya PON 2024 nantinya,” kata Sulaiman.

Penerapan pola latihan dengan sport science diakui manfaatnya oleh para atlet. Hal ini seperti diungkapkan oleh Gebrina Najwa Andini, peraih medali emas kejuaraan Milo International Open Championship 2023 Malaysia.

“Di kejuaraan ini, saya tidak diminta untuk target medali emas. Pelatih meminta saya menampilkan yang terbaik sesuai dengan diajarkan selama berlatih di program Pelatda KONI Aceh,” kata Najwa.

“Saat bertanding, fokus saya bukan untuk dapat medali, tapi memaksimalkan semua materi latihan. Alhamdulillah hasilnya medali emas,” ujar atlet lainnya, Najla.

Meskipun hasil yang dicapai di kejuaraan Milo International Open Championship 2023 Malaysia sudah maksimal, tim pelatih mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi agar ke depan performa para atlet di bawah asuhan KONI Aceh akan lebih maksimal. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

PII Aceh Besar: Siap Menjadi Garda Terdepan Pembangunan

Rapat Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh Besar yang dirangkai dengan Halal bi...

Ini 4 Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030 yang Lolos Tahap Administrasi

Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menetapkan empat...

MAN 1 dan MTsN 1 Banda Aceh Masuk Top 100 Sekolah Terbaik 2026 versi Puspresnas

Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) merilis daftar Top 100 SMP dan SMA terbaik di Indonesia...

More like this

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

PII Aceh Besar: Siap Menjadi Garda Terdepan Pembangunan

Rapat Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh Besar yang dirangkai dengan Halal bi...