Masyarakat Aceh diminta waspada terhadap akun Facebook palsu yang mencatut nama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Akun dengan nama “Muzakir Manaf” tersebut diketahui mengunggah informasi bohong terkait penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Dalam modusnya, akun palsu itu menawarkan bantuan dengan dalih pemenuhan sejumlah persyaratan yang dikirim melalui pesan pribadi di Facebook. Cara tersebut diduga kuat bertujuan untuk menipu warga.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, menegaskan bahwa akun tersebut bukan akun resmi Gubernur Aceh maupun Pemerintah Aceh.
Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi atau tawaran bantuan yang disampaikan melalui media sosial, terlebih jika meminta data pribadi atau persyaratan tertentu.
“Pemerintah Aceh tidak pernah melakukan penyaluran bantuan maupun pemenuhan syarat bantuan melalui media sosial. Jika ada akun yang mengatasnamakan pimpinan pemerintah dan menawarkan bantuan, itu dipastikan hoaks,” ujar Akkar, Jumat (6/2/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar mengabaikan serta tidak menanggapi pesan dari akun palsu tersebut maupun akun serupa yang mencatut nama pejabat pemerintah.
Menurutnya, seluruh program bantuan resmi pemerintah disalurkan melalui mekanisme dan jalur resmi, bukan lewat komunikasi pribadi di media sosial.
“Jika menemukan akun mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melaporkan dan tidak memberikan data pribadi apapun,” ujarnya.
Pemerintah Aceh berharap masyarakat lebih waspada agar tidak menjadi korban penipuan digital yang memanfaatkan nama pejabat daerah. []



