Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Azhari, meninjau pelaksanaan Training Center (TC) kafilah Aceh peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII di Hotel Adia, Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sabtu (4/10/2025). Dalam kunjungan itu, ia menekankan pentingnya istikamah dalam berlatih, menjaga kesehatan, dan mengurangi penggunaan ponsel agar peserta dapat fokus mempersiapkan diri tampil maksimal di ajang nasional.
“Jaga kesehatan dan fokus pada TC ini. Alhamdulillah ada kesempatan belajar langsung dari pelatih nasional,” ujar Azhari didampingi Katim SBI dan MTQ, Sanaul Khair.
Azhari menyampaikan sejumlah pesan penting kepada peserta kafilah Aceh. Ia menekankan bahwa orang yang belajar dan mengamalkan Al-Qur’an adalah yang terbaik. Karena itu, sebagai duta Aceh di ajang nasional, peserta harus berlatih dengan penuh kesungguhan.
“Berlatih adalah keniscayaan. Meski sudah pernah juara, tetap istikamah dalam belajar dan jangan anggap remeh. Ikhlas, tulus, dan jangan bosan-bosan belajar. Ikuti arahan pelatih, jaga kesehatan, jangan terlalu lama bermain HP, serta jaga kekompakan,” kata Kakanwil Kemenag Aceh.
Azhari juga menyampaikan pentingnya mental dan rasa percaya diri dalam menghadapi perlombaan. “Tugas kita sekarang adalah belajar dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Setelah itu, tampil dengan performa terbaik. Insya Allah akan memperoleh hasil terbaik. Maka, jangan minder, tetap semangat, dan percaya diri,” ujarnya.
Kepala Seksi Bimbingan dan Pelatihan UPTD PPQ Dinas Syariat Islam Aceh, T. Mardhatillah, menjelaskan bahwa TC ini bertujuan memaksimalkan kemampuan peserta agar mampu tampil prima di ajang STQH Nasional.
“Sebelum berangkat ke Kendari, kafilah Aceh mengikuti TC selama enam hari. Mudah-mudahan bisa mematangkan persiapan,” sebutnya.
Mardhatillah menjelaskan, peserta mendapatkan bimbingan dari para pelatih nasional, di antaranya Ustaz Muhammad Ali, Mawaddah, Maria Ulfa, Ilhamudin Qasim, Syahrir Ali Basyah, Ahmad Fudhaili, serta beberapa pelatih lainnya dari LPTQ Nasional.
Seperti diketahui, STQH Nasional XXVIII akan berlangsung pada 11-18 Oktober 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Pada ajang tersebut, Aceh mengutus 20 peserta yang akan berlomba pada berbagai cabang, antara lain tilawah anak-anak dan dewasa, tahfiz 1 dan 5 juz tilawah, tahfiz 10, 20, dan 30 juz, tafsir bahasa Arab, serta hafalan 100 dan 500 hadits dengan dan tanpa sanad. []



