HomeNewsPuluhan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Aceh Tengah, Sabang, dan Aceh...

Puluhan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Aceh Tengah, Sabang, dan Aceh Besar

Published on

Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak Minggu (20/7/2025), mengakibatkan puluhan rumah warga rusak di tiga kabupaten/kota. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat kejadian ini berlangsung di Kabupaten Aceh Tengah, Kota Sabang, dan Kabupaten Aceh Besar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Di Kabupaten Aceh Tengah, angin kencang terjadi pada pukul 11.30 WIB dan menerjang tiga kampung di Kecamatan Bebesan, yakni Paya Tungel, Paya Dedep, dan Atu Tulu. Sebanyak enam rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, terdiri dari tiga unit rusak sedang dan tiga unit rusak ringan.

“Satu keluarga mengungsi, sementara kondisi terakhir lokasi sudah dibersihkan dan keadaan sudah kondusif kembali,” kata Haslinda Juwita, anggota staf BPBA, Senin (21/7/2025).

Petugas dari BPBD Aceh Tengah telah menurunkan tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan kaji cepat dan membantu warga membersihkan puing-puing pohon tumbang. Kondisi saat ini disebut sudah kondusif.

Di Kota Sabang, angin kencang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan menerjang dua kecamatan, yaitu Sukakarya dan Sukajaya, serta sebagian wilayah di Sukamakmue. Sejumlah atap rumah warga terangkat dan beberapa rumah dilaporkan tertimpa pohon.

Setidaknya 12 warga terdampak langsung oleh kejadian ini. Namun, tidak ada warga yang mengungsi dan seluruh material pohon tumbang telah dibersihkan oleh petugas BPBD Sabang dibantu jajaran kepolisian.

Sementara itu, di Kabupaten Aceh Besar, kejadian angin kencang tercatat pada pukul 17.30 WIB dan melanda tujuh kecamatan, termasuk Darul Imarah, Mesjid Raya, Lhoong, Peukan Bada, Suka Makmur, Lhoknga, dan Kota Jantho.

Sebanyak 23 rumah warga dilaporkan rusak, selain tiga unit toko/kafe dan satu fasilitas pendidikan (dayah) yang juga mengalami kerusakan. Belum ada laporan pengungsi maupun korban jiwa dari wilayah ini, namun pendataan masih terus dilakukan. “Kondisi terakhir di Aceh Besar cuaca belum kondusif,” kata Haslinda.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Fotografer Aceh Riska Munawarah Tembus Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer jurnalis asal Banda Aceh, Riska Munawarah, terpilih sebagai salah satu peserta Joop Swart...

Sekda Apresiasi Peluncuran Buku Polda Aceh Meutuah

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri peluncuran buku “Polda Aceh Meutuah” yang digelar...

Kak Na Gelar Open House Iduladha Perdana di Pedalaman Aceh Barat, Serap Aspirasi Warga

Suasana Iduladha di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, terasa berbeda tahun ini....

Muslim Aid dan YKMI Salurkan 19 Sapi Qurban untuk 2.769 Warga Rentan di Aceh Timur

Muslim Aid bersama Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) menyalurkan 19 ekor sapi qurban kepada...

Sekda Aceh Minta SKPA Percepat Realisasi Anggaran, Serapan APBA 2026 Capai Rp3,5 T

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) mempercepat...

More like this

Fotografer Aceh Riska Munawarah Tembus Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer jurnalis asal Banda Aceh, Riska Munawarah, terpilih sebagai salah satu peserta Joop Swart...

Sekda Apresiasi Peluncuran Buku Polda Aceh Meutuah

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri peluncuran buku “Polda Aceh Meutuah” yang digelar...

Kak Na Gelar Open House Iduladha Perdana di Pedalaman Aceh Barat, Serap Aspirasi Warga

Suasana Iduladha di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, terasa berbeda tahun ini....