HomeEkonomiBPKS Bahas 26 Isu Strategis

BPKS Bahas 26 Isu Strategis

Published on

Sebanyak 26 isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam rapat bulanan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) yang berlangsung Kamis (16/7/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnaen, dan dihadiri oleh seluruh jajaran manajemen, termasuk Wakil Kepala Abdul Manan, Deputi Umum Fajran Zain, Deputi Pengawasan Ridha Amri, Deputi Teknik dan Pengembangan Azwar Husein, serta Deputi Komersial dan Investasi Jeliteng Pribadi.

Selain unsur pimpinan, rapat juga melibatkan pejabat struktural setingkat Kepala Biro, Direktur, Kepala Unit, serta para Tenaga Ahli di lingkungan BPKS.

Beberapa isu yang mendapat perhatian khusus antara lain optimalisasi aset, harmonisasi regulasi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (KPBPB) yang berkaitan dengan lintas urusan dan kewenangan antarinstansi, serta integrasi perencanaan strategis BPKS dengan Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Sabang, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Rapat juga menyoroti penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan Pelabuhan Penyeberangan BPKS di Balohan, Kota Sabang, yang menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan infrastruktur kawasan.

Isu shorebase kembali menjadi perhatian serius. Unit Manajemen Pelabuhan ditugaskan untuk memetakan fasilitas pendukung yang dibutuhkan sesuai dengan site plan dan rancangan tata letak pelabuhan. Direncanakan, pengembangan shorebase di Pelabuhan Sabang akan diselaraskan dengan kebutuhan layanan kepelabuhanan untuk mendukung kegiatan shorebase migas.

“BPKS perlu menyiapkan strategi untuk optimalisasi aset pelabuhan untuk menyahuti peluang investasi di Sabang,“ ujar Iskandar Zulkarnaen.

Termasuk pengembangan infrastruktur air bersih, generator listrik, dukungan fasilitas pelabuhan serta menyiapkan fasilitas Dermaga CT-1 sebagai pelabuhan untuk Kapal Cruise dan Yacht.

Ia juga menambahkan bahwa sejumlah isu lainnya tetap menjadi fokus kerja manajemen untuk memastikan percepatan penyelesaian secara bertahap. “Semua isu harus dibahas dan diselesaikan secara progresif. Untuk Juli ini, kami menargetkan adanya laporan perkembangan kerja dari seluruh satuan kerja,” lanjutnya.

Menutup arahannya, Iskandar menyampaikan harapan agar keterbatasan anggaran yang saat ini dikelola BPKS tidak menjadi penghalang, melainkan pendorong untuk meningkatkan pendapatan melalui sumber Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang lebih optimal. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Target 10 Besar Terlampaui, Kafilah Aceh Pulang dengan Prestasi 4 Besar MTQ Nasional

Kafilah Aceh kembali ke Tanah Rencong setelah menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)...

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Masuk Babak Baru, Menteri ESDM Setujui Rekomendasi BPMA

Sumur minyak masyarakat di Aceh memasuki babak baru setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya...

23 Tahun Menanti, Aceh Kembali Masuk 4 Besar MTQ Nasional 2026

Kafilah Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menempati peringkat keempat pada Musabaqah...

More like this

Target 10 Besar Terlampaui, Kafilah Aceh Pulang dengan Prestasi 4 Besar MTQ Nasional

Kafilah Aceh kembali ke Tanah Rencong setelah menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)...

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...