Jumlah jemaah haji Aceh yang meninggal dunia di Arab Saudi bertambah menjadi 12 orang, setelah dua jemaah kembali dipanggil oleh Allah SWT pada Rabu (25/6/2025). Kedua jemaah tersebut adalah Syarifuddin Mahmud (63 tahun) asal Kabupaten Aceh Barat Daya yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-05, dan Sabar Tukiman (59 tahun) kloter BTJ-06 asal Kota Subulussalam.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari mengatakan bahwa Syarifuddin Mahmud merupakan jemaah dari Susoh, Aceh Barat Daya. Ia meninggal dunia di Hotel Diyar Al Salam, Madinah, pada pukul 10.25 Waktu Arab Saudi (WAS).
Azhari menjelaskan, pemulasaraan jenazah dan fardhu kifayah dilakukan oleh petugas kloter bersama pihak syarikah. Jenazah almarhum kemudian dishalatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah.
“Kita doakan semoga diampuni segala dosanya dan ditempatkan di sisi Allah Swt,” ujar Azhari, Kamis (26/6/2025).
Menurut sertifikat kematian (CoD), Syarifuddin didiagnosa mengalami syok jantung karena gagal jantung dan gagal ginjal akut. Selain itu almarhum mengidap diabetes dan pembesaran kelenjar prostat.
Almarhum pernah dirawat di Rumah Sakit (RS) An Nur, Makkah, sejak 30 Mei lalu karena anemia dan tekanan darah rendah. Pada 12 Juni, ia dirawat intensif di RS yang sama karena mengalami gangguan fungsi otak dan diabetes.
Ia dipulangkan ke Hotel Abeer Al Fadila dan bergabung dengan jemaah kloter 5 pada 18 Juni 2025 dan berangkat bersama-sama ke Madinah pada 23 Juni kemarin. Selama di Madinah, menurut catatan petugas kesehatan kloter, almarhum beristirahat di hotel dan tidak beraktivitas di luar.
Sementara Sabar Tukiman (59 tahun) asal Subulussalam meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) As Salam, Madinah, pada pukul 12.45 WAS.
“Berdasarkan laporan dari Ketua Kloter BTJ-06, Amon Yadi dari Madinah, Sabar merupakan jemaah dari Kota Subulussalam. Ia meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) As Salam, Madinah,” kata Azhari.
Menurut sertifikat kematian (CoD), Sabar didiagnosa mengalami syok hipovolemik karena perdarahan. Ia dilarikan ke rumah sakit setelah tidak sadarkan diri di dalam Masjid Nabawi ketika hendak memasuki Raudhah. Almarhum juga memiliki riwayat diabetes melitus.
Azhari menjelaskan, jemaah kloter 6 tiba di Madinah pada Selasa, 24 Juni 2025. Kemudian pada Rabu (25/6), jemaah beserta rombongan bersiap memasuki Raudhah sebelum zuhur.
Sekitar pukul 11.50 waktu setempat, almarhum minum air zam-zam di dalam Masjid Nabawi, setelah itu terjadi pendarahan dari hidung hingga tak sadarkan diri. Karena pendarahan tidak berhenti dan sempat dilakukan CPR (resitutisi jantung paru), ia kemudian dievakuasi ke Pusat Kesehatan di Bab (pintu) Jibril bersama tim seksi khusus Masjid Nabawi.
“Jam 12.45 beliau dinyatakan wafat di RS As Salam, sebelah barat Masjid Nabawi,” ujarnya.
Pemulasaraan jenazah dan fardhu kifayah dilakukan oleh petugas kloter dan Syarikah Al Rifadah. Jenazah almarhum dishalatkan di Masjid Nabawi dan kemudian dimakamkan di Pemakaman Baqi.
“Semoga beliau dijadikan ahli surganya Allah Swt, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan,” kata Azhari.
Azhari juga menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji Aceh yang meninggal dunia di Arab Saudi bertambah menjadi 12 orang.
“10 jemaah wafat di Makkah, 2 lagi wafat di Madinah,” ujarnya.
Berikut data 12 jemaah haji Aceh yang meninggal di Tanah Suci:
- Rusli Sulaiman (62) kloter BTJ-08 asal Pidie, meninggal pada Senin, 26 Mei 2025, di Makkah.
- Burhanuddin Muhammad (67) kloter BTJ-03 asal Banda Aceh, meninggal pada Sabtu, 31 Mei 2025, di Makkah.
- Sarullah Adamy Adat (86) kloter BTJ-06 asal Aceh Selatan, meninggal pada Sabtu, 7 Juni 2025, di Mina-Makkah.
- Nurhayati Mahmud (66) kloter BTJ-08 asal Pidie, meninggal pada Rabu, 11 Juni 2025, di Makkah.
- Nurbaiti Muhammad Saleh (63) kloter BTJ-11 asal Aceh Besar, meninggal pada Kamis, 12 Juni 2025, di Makkah.
- Cut Nuraini (75 tahun) kloter BTJ-01 asal Banda Aceh, meninggal pada Minggu, 15 Juni 2025, di Makkah.
- Habibah Haz (76) kloter BTJ-02 asal Banda Aceh, meninggal pada Senin, 16 Juni 2025, di Makkah.
- Abdul Kadir Jailani (89) kloter BTJ-07 asal Aceh Tamiang, meninggal pada Kamis, 19 Juni 2025, di Makkah.
- Nurhayati Ismail Hasyim (68 tahun) kloter BTJ-05 asal Pidie Jaya, meninggal pada Senin, 23 Juni 2025, di Makkah.
- Jamilah Hamzah (79 tahun) kloter BTJ-07 asal Lhokseumawe, meninggal pada Senin, 23 Juni 2025 di Makkah.
- Syarifuddin Mahmud (63 tahun) kloter BTJ-05 asal Aceh Barat Daya, meninggal pada Rabu, 25 Juni 2025 di Madinah.
- Sabar Tukiman (59 tahun) kloter BTJ-06 asal Subulussalam, meninggal pada Rabu, 25 Juni 2025 di Madinah. []



