HomeNewsBanjir Parah Landa Aceh Tenggara: Rumah, Jalan, hingga Jembatan Rusak

Banjir Parah Landa Aceh Tenggara: Rumah, Jalan, hingga Jembatan Rusak

Published on

Aceh Tenggara dilanda banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Selasa pagi (12/11/2024).

Banjir yang terjadi sekitar pukul 09.25 WIB itu merendam beberapa kecamatan, termasuk Babussalam, Lawe Alas, dan Bambel, serta menyebabkan kerusakan infrastruktur dan rumah warga.

Anggota staf Badan Penanggulangan Bencana Aceh Haslinda Juwita mengatakan, banjir di Kecamatan Babussalam merendam Desa Mbarung Datuk Saudane dan Batu Mbulan I, sementara di Kecamatan Lawe Alas, Desa Pulo Gadung mengalami dampak serupa. Di Kecamatan Bambel, banjir meluas hingga Desa Rikit dan Likat.

“Banjir akibat intensitas hujan sedang hingga tinggi yang mengguyur sebagian wilayah Aceh Tenggara mengakibatkan debit air sungai Lawe sikap meningkat,” kata Haslinda, Selasa (12/11/2024).

Akibat bencana itu, jembatan Lawe Sikap dilaporkan terputus total. Kerusakan lainnya meliputi pondok-pondok wisata di Lawe Sikap yang rusak, jalan menuju PLTMH Lawe Sikap amblas sepanjang 20 meter, serta jaringan pipa transmisi PDAM yang hanyut terbawa arus, sehingga layanan distribusi air di Kecamatan Babussalam terhenti sepenuhnya.

Menurut Haslinda, banjir juga menyebabkan longsor di empat titik antara jembatan Mbarung dan jembatan Lawe Sikap. Tanggul sungai Lawe Kinga di bawah Jembatan Kuning-I jebol, mengalirkan air deras ke permukiman dan lahan pertanian milik warga Desa Rikit dan Desa Likat.

Kerusakan lainnya meliputi abrasi jalan kabupaten penghubung Mbarung-Gulo sepanjang 15 meter dan kerusakan ringan pada PLTMH Lawe Sikap.

“Sebanyak 10 rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah rusak ringan,” katanya.

Banjir ini berdampak pada 57 kepala keluarga (KK), yang mencakup 209 jiwa, meski tidak ada laporan tentang pengungsian. Satu warga mengalami luka ringan akibat tertimpa longsor, sementara petugas BPBD Aceh Tenggara bergerak cepat dengan melakukan kajian lapangan dan mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC).

Petugas juga membersihkan material longsor dengan ekskavator dan memotong kayu yang tertimbun.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Aceh Book Fair Masuk Usulan Prioritas IKAPI Aceh dalam Konkernas 2026

Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Aceh periode 2026-2031, Dr Mukhlisuddin Ilyas, menawarkan kalender tahunan...

MPU Aceh Sampaikan Sejumlah Rekomendasi ke Mualem, dari MTQ Nasional hingga Zakat

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU)...

Tim SAR Sisir Gunung Seulawah Cari Pendaki Asal Aceh Utara yang Hilang

Tim SAR gabungan masih menyisir kawasan Gunung Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, untuk mencari seorang...

Fotografer Aceh Riska Munawarah Tembus Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer jurnalis asal Banda Aceh, Riska Munawarah, terpilih sebagai salah satu peserta Joop Swart...

Sekda Apresiasi Peluncuran Buku Polda Aceh Meutuah

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri peluncuran buku “Polda Aceh Meutuah” yang digelar...

More like this

Aceh Book Fair Masuk Usulan Prioritas IKAPI Aceh dalam Konkernas 2026

Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Aceh periode 2026-2031, Dr Mukhlisuddin Ilyas, menawarkan kalender tahunan...

MPU Aceh Sampaikan Sejumlah Rekomendasi ke Mualem, dari MTQ Nasional hingga Zakat

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU)...

Tim SAR Sisir Gunung Seulawah Cari Pendaki Asal Aceh Utara yang Hilang

Tim SAR gabungan masih menyisir kawasan Gunung Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, untuk mencari seorang...