Kondisi listrik di tiga wilayah di Aceh, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, dan Aceh Jaya, padam pada Rabu (18/9/2024). Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengatakan gangguan ini karena cuaca ekstrem akibat banyak pohon tumbang dan menimpa jaringan listrik.
Menurut Lukman Hakim, Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi Aceh, hingga pukul 14.00 WIB, terdapat 18 penyulang yang masih terganggu.
“Sebelumnya sudah ada yang normalnya juga, saat ini tersisa 18 penyulang. Petugas saat ini terus berupaya maksimal melakukan penormalan [akibat] cuaca menyebabkan banyaknya pohon mengenai jaringan kami,” kata Lukman kepada acehkini, Rabu siang.
Ia menegaskan bahwa kondisi ini bukanlah pemadaman, melainkan gangguan listrik akibat cuaca buruk.
Sementara itu, untuk kegiatan PON XXI Aceh-Sumut di wilayah tersebut, PLN memastikan bahwa tidak ada gangguan listrik pada venue pertandingan. “Untuk PON, dengan desain yang telah disiapkan, insyaallah tidak ada yang terganggu,” kata Lukman.
Di sekitar venue PON, PLN telah menyiapkan cadangan, seperti genset dan Uninterruptible Power Supply (UPS). PLN juga telah menyiapkan pengamanan listrik berlapis untuk venue penting, seperti di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.
Mengenai upaya pemulihan, Lukman Hakim menyatakan bahwa petugas terus bekerja tanpa istirahat untuk menyelesaikan perbaikan sesegera mungkin. “Kita terus berupaya dengan jumlah petugas yang sekarang terus berjibaku, kami mengupayakan ini dapat terselesaikan,” katanya.[]



