HomeNewsKecelakaan Minibus di Aceh Besar, Belasan Penumpang Luka-luka

Kecelakaan Minibus di Aceh Besar, Belasan Penumpang Luka-luka

Published on

Satu minibus jenis Isuzu Elf membawa penumpang mengalami kecelakaan masuk ke jurang di kawasan Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Senin (15/4/2024).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Tidak ada korban jiwa, hanya saja seorang penumpang mengalami luka berat dan belasan lainnya luka ringan. Para korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh KBP Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Krueng Raya, Iptu Rolly Yuiza Away mengatakan, bus tersebut merupakan rombongan dari Panton Labu yang hendak berwisata ke Pantai Pasir Putih.

Namun di perjalanan, tiba-tiba mobil hilang kendali karena berpapasan  dengan mobil Toyota Avanza dan langsung terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter. Beruntung, mobil tersebut menabrak sebuah pohon besar hingga tak terperosok lebih dalam.

“Jumlah penumpang 23 orang, satu korban yang merupakan anak sembilan tahun mengalami patah kaki, sementara lainnya hanya luka-luka ringan,” ujar Rolly.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banda Aceh, Kompol Sukirno yang dikonfirmasi terpisah mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih menangani lanjut kasus kecelakaan tersebut.

“Untuk korban luka berat satu orang masih dalam penanganan dokter, sementara  22 orang lainnya mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang oleh tim medis,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penanganan evakuasi awal dilakukan oleh personel Polsek Krueng Raya, personel Koramil, petugas Puskesmas dan warga setempat  sehingga korban pun mendapat pertolongan secara cepat.

Selain itu, Mahyudin (42) sopir minibus telah dilakukan pemeriksaan tes urine menggunakan alat drug abuse test merk I multi 6 dengan jenis pemeriksaan AMP, THC, MOP, COC, MET, BZO dan hasilnya negatif.

“Dari hasil pemeriksaan urine, sopir tidak mengkonsumsi narkoba,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan, agar pengemudi untuk berhati-hati dalam  melintasi jalur tersebut, dan kurangi kecepatan laju kenderaan. Selain tikungan patah juga belum ada pagar pembatas sebagai perlindung sehingga kenderaan langsung ke arah jurang. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...