HomeNewsAnak Nelayan Aceh Dapat Beasiswa Kuliah dari YPMAN

Anak Nelayan Aceh Dapat Beasiswa Kuliah dari YPMAN

Published on

Ketua Dewan Pembina Yayasan Pangkai Meureunoe Aneuk Nelayan (YPMAN) Panglima Laot Aceh, Dr. Mustafa Abubakar, secara resmi meluncurkan dan menyerahkan secara simbolis SK penetapan beasiswa kompetitif YPMAN tahun 2024.

Total 36 anak nelayan mendapatkan beasiswa tersebut. Sementara SK diterima oleh 9 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sebagai perwakilan penerima beasiswa. Kegiatan berlangsung Hotel Kryad Banda Aceh, Senin (26/02/2024).

“Adik-adikku sekalian, ini anugerah dari Allah menjadi duta beasiswa YPMAN. Tolong jadikan beasiswa kompetitif ini sebagai sumber motivasi. Tolong manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Fokus belajar, limitasi waktu yang diberikan 8 semester, jangan lebih,” kata Mustafa.

Mustafa mengucapkan selamat atas keberhasilan YPMAN meluncurkan beasiswa kompetitif. Penghargaan, terima kasih, serta selamat kepada pengurus YPMAN yang telah melakukan terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak nelayan kita terutama pada tingkat perguruan tinggi.

Mantan Menteri BUMN Periode 2009-2014 ini berharap agar rintisan beasiswa kompetitif berjalan lancar dan mendapatkan dukungan dari semua pihak.

Sebelumnya, Ketua Umum YPMAN, Mawardi Ismail mengatakan, saat diamanahkan sebagai Ketua Umum YPMAN akhir tahun 2022, hasil investasi dana YPMAN menurun drastis. “Portofolio yang mengandalkan deposito tidak cukup untuk membiayai program-program bantuan pendidikan yang sudah kita rancang,” ungkap Mawardi.

Atas arahan Dewan Pembina, dan diawasi Dewan Pengawas Yayasan, kerja keras teman-teman pengurus semuanya, maka dana yang dikelola mulai diinvestasikan pada sektor ril dengan tetap mempertimbangkan prinsip aman dan menguntungkan.

Penerima beasiswa kompetitif mendapatkan Rp1 juta per bulan sampai dengan maksimal delapan semester untuk S1, dan enam semester untuk D3. Syarat selanjutnya, mahasiswa yang berhak menerima beasiswa ini adalah anak nelayan kurang mampu, dan minimal IP 3, serta diusulkan oleh Panglima Laot Kabupaten/Kota masing-masing.

‘Berbahagialah adik-adik penerima beasiswa kompetitif, ini merupakan angkatan perdana penerima beasiswa kompetitif YPMAN, semoga anda semua membanggakan dan memotivasi mahasiswa lain yang berasal dari keluarga nelayan,” harap Mawardi Ismail.

Diberitakan sebelumnya, dalam kurun 23 tahun, YPMAN telah menyalurkan bantuan pendidikan reguler kepada  52.272 orang anak nelayan di Aceh, dan sejumlah bantuan pendidikan lainnya termasuk bantuan pendidikan untuk santri yang berasal dari keluarga nelayan. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Masuk Babak Baru, Menteri ESDM Setujui Rekomendasi BPMA

Sumur minyak masyarakat di Aceh memasuki babak baru setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya...

23 Tahun Menanti, Aceh Kembali Masuk 4 Besar MTQ Nasional 2026

Kafilah Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menempati peringkat keempat pada Musabaqah...

PKB Subulussalam Siapkan Struktur Partai, Target Raih 4 Kursi DPRK pada 2029

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam mulai memperkuat struktur partai...

More like this

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Masuk Babak Baru, Menteri ESDM Setujui Rekomendasi BPMA

Sumur minyak masyarakat di Aceh memasuki babak baru setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya...