Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon kini resmi memiliki guru besar pertama setelah Zulkarnain dikukuhkan sebagai profesor bidang Filsafat Pendidikan Islam. Pengukuhan berlangsung dalam sidang senat terbuka yang dipimpin Ketua Senat IAIN Takengon, Dr Al Musanna.
Pengukuhan guru besar pertama IAIN Takengon itu berlangsung di Ballroom Parkside Hotel, Selasa (20/2/2024). Prof Zulkarnain dikukuhkan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) Prof Ahmad Zainul Hamdi.
Pada pengukuhan tersebut, Prof Zulkarnain menyampaikan orasi ilmiah berjudul Harmonisasi Filosofi dan Penentu Kontekstual Pendidikan untuk Penguatan Konsep Diri Bangsa Berkelanjutan.
“Sebagai seorang yang kini juga menjabat sebagai Rektor IAIN Takengon, saya terus berupaya untuk mengambil tanggung jawab sebagai pelopor dalam meningkatkan standar akademik di IAIN Takengon,” kata Zulkarnain, dikutip Jumat (23/2/2024).
Sebelum pengukuhan sebagai guru besar, Zulkarnain dan istri mengikuti proses adat Gayo. Hal ini menunjukkan kesungguhan mereka dalam mengikuti jejak tradisi lokal.
Ketua Senat IAIN Takengon, Dr Al Musanna berharap capaian akademik Prof Zulkarnain menjadi inspirasi bagi rekan-rekan di kampus IAIN Takengon dan PTKIN.
“Kontribusi Prof Dr Zulkarnain MAg sangat diharapkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkaya intelektualitas masyarakat di wilayah dataran tinggi Gayo,” ujarnya.
Pengukuhan guru besar tersebut dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Forum Rektor Aceh, Penjabat Bupati dari Bener Meriah dan Aceh Tengah, serta perwakilan dari instansi militer dan kepolisian daerah setempat.[]



