Tiga unit ambulans milik RSUD Kota Subulussalam yang sedang membawa pasien rujukan menuju Sumatera Utara terpaksa berhenti di wilayah Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Rabu malam (3/12/2025). Kendaraan medis tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan karena kehabisan bahan bakar minyak (BBM).
Direktur RSUD Subulussalam, dr. Dewi Sartika, mengatakan kepada media bahwa situasi tersebut terjadi setelah dua SPBU di Kota Subulussalam kehabisan stok BBM saat rombongan ambulans berangkat.
“Ketika ambulans berangkat, dua SPBU di kota sudah kosong, tidak ada BBM yang bisa dibeli. Karena itu ambulans terpaksa berhenti di Sikelang,” ujar dr. Dewi Sartika.
Melihat kondisi itu, warga sekitar bersama sejumlah pihak langsung berupaya membantu dengan mencari BBM eceran di wilayah tersebut agar ambulans dapat kembali melanjutkan perjalanan membawa pasien.
Hingga berita ini diterbitkan, ribuan kendaraan bermotor masih melakukan antrian di dua SPBU di Kota Subulussalam, salah seorang operator SPBU Subulussalam menyebutkan BBM yang tersedia hanya bahan bakar jenis solar. []



