Dua atlet anggar binaan Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Aceh dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Centro Alto Rendimiento de Madrid, Spanyol. Kedua atlet tersebut adalah Ody Tasmara dan Razaq Barry.
Kedua atlet andalan IKASI Aceh untuk jenis senjata degen itu menjalani pemusatan latihan (TC) di Madrid setelah diundang secara resmi oleh Real Federación Española de Esgrima (RFEE) atau Federasi Anggar Kerajaan Spanyol di Kota Madrid.
Ketua Umum IKASI Aceh, M. Nasir Syamaun, mengatakan, undangan resmi itu seperti disampaikan dalam surat RFEE, yang ditandatangani langsung oleh Jesús Torrecilla Rojas, selaku sekretaris jenderal induk organisasi yang mengurusi Tim Nasional (Timnas) Cabang Olahraga Anggar Kerajaan Spanyol.
“Saat ini para atlet sudah berada di Madrid. Ini adalah hari kedua mereka di sana. Dijadwalkan, mereka akan mengikuti TC dari tanggal 12 hingga 22 Februari nanti,” ujar Nasir lewat keterangan tertulis, dikutip Kamis (15/2/2024).
Di Madrid, kata Nasir, para atlet anggar Aceh menjalani sesi latihan dan uji tanding bersama para atlet yang tergabung dalam Tim Nasional Cabang Olahraga Anggar Kerajaan Spanyol.
Di tempat TC di Centro Alto Rendimiento de Madrid, kedua atlet anggar Aceh itu dipandu langsung oleh Pelatih Timnas Kerajaan Spanyol, Angel Fernandez.
“Target kita, dari hasil TC ini, kemampuan teknik dan taktik para atlet akan semakin meningkat, khususnya jelang menghadapi PON XXI Tahun 2024 pada September nanti,” ujar Nasir.
Sekretaris Umum IKASI Aceh, Husaini, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan yang diterima dari Ody Tasmara dan Razaq Barry, pada hari pertama ketibaan di Kota Madrid, mereka langsung melakoni uji tanding menghadapi Alvaro Ibanez dan Juan Pedro Romero.
Menurutnya, kedua lawan uji tanding atlet Aceh di hari pertama tersebut merupakan bagian dari Tim Nasional Spanyol, yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kejuaraan internasional.
“Hari pertama langsung sparing individu 5-5 poin, dan diakhiri dengan sesi partai beregu,” kata Husaini.
Ia menambahkan, IKASI Aceh dengan didukung oleh berbagai pihak, terutama KONI Aceh, terus mendorong agar para atlet dapat melaksanakan pemusatan latihan (TC) dengan lancar, hingga selesai seperti jadwal yang telah ditentukan.
“Kami yakin, akan ada ilmu-ilmu baru yang akan didapat oleh para atlet, tidak hanya berguna bagi mereka sendiri, tapi juga dapat sharing ke rekan-rekan mereka yang saat ini sama-sama fokus menjalani pembinaan untuk menghadapi PON XXI Aceh-Sumut September nanti,” ujarnya.[]


