HomeNewsKilasTiga Peneliti USK Aceh Masuk Daftar World's Top 2% Scientist 2024

Tiga Peneliti USK Aceh Masuk Daftar World’s Top 2% Scientist 2024

Published on

Tiga peneliti Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientist 2024 atau ilmuwan paling berpengaruh di dunia yang dirilis oleh Elsevier dan Stanford University.

Ketiga peneliti USK yang masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientist 2024 tersebut adalah Prof. Dr. Muchlisin Z.A, S.Pi, M.Sc dari Fakultas Kelautan dan Perikanan, dan dr. Harapan, DTM&H., M.Infect.Dis serta Dr. Mudatsir, M.Kes dari Fakultas Kedokteran.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Humas USK yang dikutip acehkini pada Kamis (26/9/2024), dijelaskan bahwa setiap tahunnya Elsevier dan Stanford University merilis peringkat peneliti yang masuk 2 persen terbaik dunia. Pemeringkatan ini berdasarkan pada beberapa indikator, di antaranya, kutipan terstandarisasi untuk mengukur dampak dari publikasi riset peneliti tersebut terhadap berbagai disiplin ilmu. Data ini mencakup informasi H-index yang mengukur produktivitas dan dampak sitasi peneliti. Lalu jumlah sitasi, serta kontribusi peneliti tersebut dalam pengembangan ilmu pengetahuan global.

Disebutkan juga bahwa peneliti USK pernah beberapa kali masuk dalam daftar World’s Top 2 Percent Scientist tersebut. Misalnya pada tahun 2021, Prof. Muchlisin dan Harapan berhasil masuk daftar top saintis ini. Lalu pada tahun ini, Prof. Mudatsir berhasil masuk untuk pertama kalinya.

Rektor USK Prof Marwan mengucapkan syukur serta selamat atas prestasi ketiga peneliti USK tersebut. Ia mengakui selama ini riset-riset dari tiga peneliti USK tersebut telah banyak memberikan kontribusi penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan, serta menjawab persoalan yang terjadi di masyarakat.

Misalnya dr. Harapan yang berhasil menerbitkan 50 jurnal Internasional dan bertindak sebagai reviewer di beberapa jurnal yang ternama di dunia. Proyek PhD-nya berfokus pada epidemiologi molekuler dan investigasi kesehatan masyarakat terhadap arbovirus utama di Indonesia (virus demam berdarah, chikungunya, dan Zika).

Lalu Prof. Muchlisin yang selama ini telah dikenal sebagai pakar iktiologi dunia yaitu cabang ilmu mempelajari kehidupan ikan. Ia telah menerbitkan banyak makalah di beberapa jurnal bereputasi dan editor untuk beberapa jurnal internasional. Dirinya pernah mendapat kepercayaan sebagai President Asian Society of Ichthyologist (Persatuan Ahli Ikan Asia). Namanya pun telah berulang kali masuk dalam jajaran peneliti terbaik di Indonesia dan dunia.

Selanjutnya Prof. Mudatsir merupakan pakar mikrobiologi USK. Risetnya banyak berfokus pada penyakit menular, epidemiologi, molekuler, genetika, dan biologi molekuler. Dirinya juga aktif menulis pada berbagai jurnal bereputasi nasional dan internasional.

Oleh sebab itu, Rektor menilai pencapaian mereka ini merupakan tidak hanya kebanggaan USK secara institusi tapi kebanggaan kolektif kita semua. Sebab prestasi mereka ini setidaknya menunjukkan bahwa kualitas riset dan inovasi dari peneliti USK telah diakui dunia.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang sangat membanggakan. Kami berharap prestasi ini bisa menginspirasi peneliti USK lainnya untuk terus berinovasi berdasarkan bidang keilmuannya masing-masing. Dengan demikian, nama USK semakin berarti di masyarakat,” ujar Marwan.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Tiketpersiraja.id Resmi Diluncurkan, Tiket Persiraja Musim 2026/2027 Tak Perlu Ditukar Gelang

Persiraja Banda Aceh resmi meluncurkan Tiketpersiraja.id sebagai platform pembelian tiket online untuk kompetisi Pegadaian...

Sekda Aceh Berganti, Mualem Pastikan Pengganti M Nasir Sudah Ada

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membenarkan pemberhentian M Nasir, S.IP., MPA., dari jabatan...

BPMA Percepat Legalitas Sumur Minyak Masyarakat, Dorong Produksi dan Ekonomi Daerah

Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mempercepat penataan dan legalisasi sumur minyak masyarakat di Aceh...

Aceh Jadi Wilayah Tematik KKI 2026, UMKM Didorong Bangkit dan Berdaya Saing

Aceh menjadi wilayah tematik dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar Bank...

PLN Aceh Perkuat Transparansi Informasi, Pers Diajak Edukasi Masyarakat soal Kelistrikan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh memperkuat sinergi dengan insan pers sebagai...

More like this

Tiketpersiraja.id Resmi Diluncurkan, Tiket Persiraja Musim 2026/2027 Tak Perlu Ditukar Gelang

Persiraja Banda Aceh resmi meluncurkan Tiketpersiraja.id sebagai platform pembelian tiket online untuk kompetisi Pegadaian...

Sekda Aceh Berganti, Mualem Pastikan Pengganti M Nasir Sudah Ada

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membenarkan pemberhentian M Nasir, S.IP., MPA., dari jabatan...

BPMA Percepat Legalitas Sumur Minyak Masyarakat, Dorong Produksi dan Ekonomi Daerah

Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mempercepat penataan dan legalisasi sumur minyak masyarakat di Aceh...