HomeNewsSatreskrim Subulussalam Berhasil Ungkap Identitas Jenazah Perempuan Korban Banjir di Sungai Lae...

Satreskrim Subulussalam Berhasil Ungkap Identitas Jenazah Perempuan Korban Banjir di Sungai Lae Soraya

Published on

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subulussalam berhasil mengungkap identitas jenazah perempuan yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Lae Soraya, Kecamatan Sultan Daulat, Selasa (2/12/2025). Korban diketahui merupakan warga Aceh Tenggara yang sebelumnya hilang akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa hari lalu.

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf melalui Kasat Reskrim IPTU Abdul Mufakhir membenarkan bahwa identitas korban telah dipastikan melalui proses identifikasi dan kecocokan ciri fisik berdasarkan keterangan keluarga.

Tim identifikasi melakukan komunikasi dengan adik korban, Muliani, warga Aceh Tenggara, yang sebelumnya melaporkan kehilangan anggota keluarganya usai banjir bandang. Setelah berkomunikasi dengan keluarga ditemukan ciri khusus dibagian leher dan gigi.

“Keluarga menyebutkan ciri khusus berupa kutil di bagian leher belakang dan gigi bawah yang ompong. Setelah diperiksa, tim Inafis memastikan ciri-ciri tersebut sesuai dengan kondisi jenazah,” kata Kasat Reskrim.

Dengan demikian, lanjutnya, identitas korban dipastikan sebagai Jaslina (40 tahun), perempuan yang merupakan warga Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa korban diduga terseret arus banjir bandang dari wilayah hulu di Aceh Tenggara. Sungai Lae Soraya merupakan hilir dari Sungai Alas, sehingga segala material termasuk korban banjir berpotensi terbawa hingga ke wilayah Subulussalam.

“Setelah identitas dipastikan, pihak keluarga dan kepolisian berkoordinasi dengan RSUD Subulussalam untuk proses pemulangan jenazah. Sore harinya, jenazah diberangkatkan menuju Aceh Tenggara untuk disemayamkan,” ujarnya.

Penemuan jenazah terjadi ketika dua nelayan hendak mencari ikan di Sungai Lae Soraya pada pagi tadi. Saat bersiap menuruni perahu, mereka melihat sesosok mayat mengapung di aliran sungai, lalu segera memberitahukan warga sekitar dan melaporkannya kepada Polsek Sultan Daulat.

Petugas Polsek bersama Koramil Sultan Daulat dan masyarakat melakukan evakuasi jenazah menggunakan plastik hitam karena keterbatasan kantong jenazah, sebelum membawanya ke Puskesmas setempat. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...