HomeNewsPRHIA USK Raih Penghargaan ‘Kampus Berdampak’

PRHIA USK Raih Penghargaan ‘Kampus Berdampak’

Published on

Pusat Riset Hukum, Islam, dan Adat (PRHIA) Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Atsiri Research Center (ARC) menerima penghargaan sebagai Pusat Riset yang berkontribusi dalam mewujudkan Kampus Berdampak.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi nyata kedua pusat riset kepada masyarakat melalui berbagai program unggulan yang berdampak langsung. PRHIA yang baru berusia tiga tahun ini mampu bersanding sejajar dengan ARC — salah satu Pusat Riset Unggulan USK yang telah dikenal luas.

Penghargaan ini diserahkan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) atas nama Rektor USK, Prof. Marwan, dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) USK, di Gedung AAC Dayan Dawood. Sabtu (17/5/2025)

Rektor USK menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PRHIA dalam memperkuat peran universitas di tengah masyarakat. Rektor juga berharap agar program-program serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Aceh untuk memberikan dampak positif yang lebih luas.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen USK dalam menjalankan program Diktisaintek Berdampak, yang bertujuan mendorong riset dan pengabdian yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Kepala PRHIA Prof. Azhari menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang hukum, Islam, dan adat. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan USK dan masyarakat,” ujarnya.

Secara khusus, PRHIA USK telah berperan penting dalam memfasilitasi pengakuan hutan adat di tiga kabupaten di Aceh, yaitu Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Pidie, dan Kabupaten Bireuen. Selain itu, PRHIA juga berhasil memfasilitasi lahirnya tanah ulayat di Kemukiman Siem (Kecamatan Baitussalam) dan Kemukiman Seulimum (Kecamatan Seulimum), Kabupaten Aceh Besar.

Tak hanya bergerak di tingkat advokasi dan fasilitasi kebijakan, PRHIA juga aktif mendekatkan mahasiswa kepada realitas sosial melalui kegiatan Kuliah Lapangan di wilayah hutan adat dan tanah ulayat. Kegiatan ini memungkinkan mahasiswa dari berbagai program studi untuk belajar langsung dari masyarakat adat mengenai tata kelola sumber daya alam berbasis kearifan lokal.

Selain itu, PRHIA turut menginisiasi dan mengembangkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Hutan Adat, yang melibatkan mahasiswa dalam penelitian, pendampingan masyarakat, serta pengembangan model tata kelola hutan adat yang berkelanjutan.

Sekretaris PRHIA, Dr. Teuku Muttaqin Mansur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan PRHIA. “Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Rektor dan seluruh jajaran pimpinan atas arahan dan dukungannya selama ini. Terima kasih juga kepada seluruh tim PRHIA yang telah bekerja keras, PRHIA berdampak sesuai arahan Kemendiktisaintek. Semoga PRHIA terus sukses dan berdampak ke depan,” ujar Dr. Teuku Muttaqin. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Hardiknas 2026, Disdik Aceh Wajibkan Upacara dan Kegiatan Edukatif

Dinas Pendidikan Aceh resmi mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)...

Hari Posyandu Nasional 2026 di Langkahan, Ketum Sosialisasikan 6 SPM Posyandu

Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian memanfaatkan momentum peringatan Hari Posyandu Nasional...

Mualem Apresiasi Arab Saudi atas Pembangunan LIPIA, Perkuat Pendidikan Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah...

Dari Langkahan, Ketum Posyandu Gaungkan Hari Posyandu ke Seluruh Indonesia

Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, menggaungkan semangat Hari Posyandu Nasional 2026...

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana

Pemerintah Aceh resmi memperpanjang status transisi darurat menuju pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah...

More like this

Hardiknas 2026, Disdik Aceh Wajibkan Upacara dan Kegiatan Edukatif

Dinas Pendidikan Aceh resmi mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)...

Hari Posyandu Nasional 2026 di Langkahan, Ketum Sosialisasikan 6 SPM Posyandu

Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian memanfaatkan momentum peringatan Hari Posyandu Nasional...

Mualem Apresiasi Arab Saudi atas Pembangunan LIPIA, Perkuat Pendidikan Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah...