HomeNewsKilasPj Gubernur Aceh Jumpai Menteri ATR/BPN Terkait Lahan untuk Eks GAM

Pj Gubernur Aceh Jumpai Menteri ATR/BPN Terkait Lahan untuk Eks GAM

Published on

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki bersama Anggota DPR RI asal Aceh, TA Khalid, menjumpai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto, untuk memastikan pemenuhan hak-hak atas tanah eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sesuai perjanjian damai MoU Helsinki. Pertemuan berlangsung di Jakarta, Selasa (19/9/2023).

Achmad Marzuki meminta agar Menteri ATR/BPN RI untuk membantu penyelesaian permasalahan lahan untuk eks kombatan GAM sebagaimana di atur dalam poin 3.2.5 MoU Helsinki. Penjabat Gubernur Aceh juga berharap agar bisa masuk dalam skema Proyek Strategis Nasional (PSN). “Kalau tidak ini akan terkendala, karena tanah ini berada di bagian hutan, jadi kalau masuk di PSN ini bisa lebih cepat,” katanya.

Marzuki menjelaskan, hak-hak yang telah diberikan negara seharusnya tidak mendapat kendala apapun dalam merealisasikannya. Apalagi hak ini sesuai dengan nota kesepakatan antara Pemerintah Republik Indonesia dan GAM yang ditandatangani di Helsinki pada 15 Agustus 2005. “Dimana salah satu yang disebutkan dalam perjanjian tersebut adalah hak atas tanah terhadap 3.000 eks kombatan GAM,” katanya.

Oleh sebab itulah Achmad Marzuki meminta bantuan Menteri Hadi Tjahjanto untuk memberikan perhatian khusus dalam hal merealisasikan lahan-lahan untuk mantan Kombatan GAM tersebut. “Selama ini kan masih terkendala, jadi sebagai Menteri dan sebagai senior saya berharap Bapak bisa membantunya,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPR RI asal Aceh TA Khalid. Dimana dia meminta poin-poin dalam MoU Helsinki diselesaikan secara utuh dan menyeluruh. Terutama poin 3.2.5 yang menyebutkan Pemerintah RI akan mengalokasikan tanah pertanian dan dana yang memadai kepada Pemerintah Aceh dengan tujuan memperlancar reintegrasi mantan Pasukan GAM ke dalam masyarakat dan kompensasi bagi tahanan politik dan kalangan sipil yang terdampak.

“Saya berharap agar poin 3.2.5 ini dapat diselesaikan secara utuh, bermakna bukan hanya memberikan/mengalokasikan tanah saja, tapi menyediakan dana yang cukup agar tanah yang diberikan tidak terlantar,” katanya.

Sementara itu Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menyambut baik pertemuan yang dilakukan tersebut. Menteri ATR berjanji akan segera berupaya dan mengambil langkah-langkah teknis serta koordinatif dengan Kementerian dan Lembaga lainnya agar permasalahan lahan untuk kombatan GAM dapat segera terealisasi.

Bahkan pihaknya meminta Penjabat Gubernur Aceh terus melakukan komunikasi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN untuk persoalan tanah tersebut agar bisa selesai dalam tahun ini. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar Siswa di Pengungsian

Relawan Pendidikan Sekolah Sukma Bangsa (SSB) bersama Fisipol UGM Mengajar terus melakukan pendampingan pembelajaran...

Bangunan Dayah Terpadu Bustanul Ulum Bener Meriah tak Layak Lagi usai Bencana

Bangunan Dayah Terpadu termasuk SMA dan SPM Swasta Bustanul Ulum, Kabupaten Bener Meriah, rusak...

Laka Lantas Pickup vs Motor di Subulussalam, Satu Meninggal Dunia

Kecelakaan melibatkan mobil barang Mitsubishi L300 dan sepeda motor Honda Scoopy terjadi di Jalan...

Waspada Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Abaikan Pesan Hoaks

Maraknya upaya penipuan yang mengatasnamakan PT Bank Aceh Syariah baik berupa iming-iming hadiah Gebyar...

Belum Usai: Puluhan Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi, Aceh Utara Terbanyak

Meski bencana banjir bandang dan tanah longsor telah berlangsung sejak akhir November 2025, puluhan...

More like this

Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar Siswa di Pengungsian

Relawan Pendidikan Sekolah Sukma Bangsa (SSB) bersama Fisipol UGM Mengajar terus melakukan pendampingan pembelajaran...

Bangunan Dayah Terpadu Bustanul Ulum Bener Meriah tak Layak Lagi usai Bencana

Bangunan Dayah Terpadu termasuk SMA dan SPM Swasta Bustanul Ulum, Kabupaten Bener Meriah, rusak...

Laka Lantas Pickup vs Motor di Subulussalam, Satu Meninggal Dunia

Kecelakaan melibatkan mobil barang Mitsubishi L300 dan sepeda motor Honda Scoopy terjadi di Jalan...