HomeNewsPartai Politik hingga Calon DPD Deklarasi Pemilu Damai di Aceh

Partai Politik hingga Calon DPD Deklarasi Pemilu Damai di Aceh

Published on

Partai politik lokal dan nasional hingga calon Dewan Perwakilan Daerah mendeklarasikan Pemilu Damai di Taman Sultanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, Selasa (5/12/2023).

Para peserta Pemilu 2024 menandatangani poin kesepakatan. Misalnya, salah satunya berbunyi bahwa akan menjalani semua tahapan Pemilu dengan aman, jujur, dan adil.

Bersama pejabat pemerintahan di Aceh, peserta Pemilu 2024 ini turut melepaskan merpati putih simbol perdamaian.

“Kita bersama meneguhkan niat dan menyatakan sikap untuk melaksanakan Pemilu 2024 dengan damai,” kata Saiful, Ketua Komisi Independen Pemilihan Aceh.

Dia berharap masa kampanye sejak 28 November lalu hingga 10 Februari nanti berjalan aman.

“Pemilu damai adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat Aceh.”

KIP Kota Banda Aceh Terima 2.472 Bilik Suara untuk Pemilu 2024
KIP Kota Banda Aceh Terima 2.472 Bilik Suara untuk Pemilu 2024. Foto: dok. KIP

‘Cermin Syariat Islam’

Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki menaruh harapan masyarakat bisa menyalurkan aspirasi dengan tertib dan damai saat Pemilu. Dan itu disebut bagian dari syariat Islam yang berlaku di Aceh.

“Sebagai negeri yang menjunjung tinggi syariat Islam, perdamaian persaudaraan itu lebih dari segalanya, itu yang lebih penting,” katanya.

“Kalau bisa kita menunjukkan lebih aman, tentunya ada hal-hal yang sedikit.”

Kepolisian memantau gudang logistik Pemilu di Kota Lhokseumawe, Aceh, Jumat kemarin.
Kepolisian memantau gudang logistik Pemilu di Kota Lhokseumawe, Aceh, Jumat (10/11/2023). Foto: Ist

Partai Lokal dan Ribuan TPS Rawan

Pemilu 2024 menjadi yang keempat kalinya partai politik lokal terdaftar sebagai peserta, setelah secara perdana berlangsung pada 2009.

Di Indonesia, keberadaan partai lokal hanya diakui di Aceh karena kekhususan wilayah otonomi ini—bagian implementasi kesepakatan damai Helsinki 2005.

Selain 18 partai nasional, di Aceh ada enam partai lokal di Pemilu 2024.

Foto: Pasukan Pengamanan Pemilu 2024 di Aceh
Pasukan pengamanan Pemilu. Foto: Suparta/acehkini

Sementara itu, Kepolisian Daerah Aceh menyatakan ada ribuan tempat pemungutan suara Pemilu 2024 di Aceh berstatus rawan. Dari jumlah ini, ratusan di antaranya bahkan termasuk sangat rawan.

Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Achmad Kartiko mengatakan jumlah TPS 16.046. Menurutnya, ada 2.723 rawan dan 307 sangat rawan. Selebihnya termasuk kurang rawan.

“Polda Aceh mengerahkan 52.751 personel untuk menjaga keamanan setiap tahapan Pemilu 2024,” kata Kartiko.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Data JKA Dibenahi, Mualem Minta Sinkronisasi untuk Layanan Kesehatan Tepat Sasaran

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, memimpin rapat koordinasi membahas perkembangan dan...

Musrenbang Aceh 2027: Mualem Tekankan Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangungan (Musrenbang) Rencana...

Wali Nanggroe Minta Rakyat Aceh Bersatu Demi Pembangunan

Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, mengajak seluruh elemen...

FJL dan Pemuda Jantho Gelar Aksi Hari Bumi di Krueng Jaling

Ikatan Pemuda Jantho Lestari bersama Forum Jurnalis Lingkungan Aceh menggelar peringatan Hari Bumi sebagai...

UTBK SNBT 2026 di USK Digelar di 13 Lokasi, Diikuti 12.648 Peserta

Sebanyak 12.648 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun...

More like this

Data JKA Dibenahi, Mualem Minta Sinkronisasi untuk Layanan Kesehatan Tepat Sasaran

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, memimpin rapat koordinasi membahas perkembangan dan...

Musrenbang Aceh 2027: Mualem Tekankan Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangungan (Musrenbang) Rencana...

Wali Nanggroe Minta Rakyat Aceh Bersatu Demi Pembangunan

Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, mengajak seluruh elemen...