HomeNewsMall Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar Tetap Beroperasi saat Ramadan

Mall Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar Tetap Beroperasi saat Ramadan

Published on

Mal Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar yang berada di kawasan Lambaro, tetap membuka pelayanan bagi masyarakat yang mengurus administrasi ke institusi tersebut selama Ramadan 1445 Hijriah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Penanaman (DMPTSP) Aceh Besar, Agus Husni. “Hanya ada sedikit perubahan atau pergeseran jadwal layanan, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Aceh Besar Nomor 061.2/409 Tahun 2024 tentang Penetapan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai non-ASN Pada Bulan Ramadan,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (14/3/2024).

Jadwal pelayanan MPP disesuaikan dengan ketentuan jam kerja pegawai ASN dan non-ASN Pemkab Aceh Besar selama Ramadan. Pada Senin sampai Kamis dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 15.30 WIB. Sedangkan pada Jumat, pelayanan dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

“MPP tetap melayani masyarakat di bulan Ramadan. Pemerintah akan terus berupaya menjadikan MPP Aceh Besar sebagai gerbang utama pelayanan publik di Aceh khususnya di Aceh Besar,” jelas Agus.

Sementara itu, Kasi Penetapan Perizinan DPMPTSP Aceh Besar, Asrizal menyebutkan MPP Aceh Besar mulai memberikan pelayanan sejak hari kedua puasa usai cuti bersama pada hari pertama puasa. Dalam hal itu, setiap instansi yang tergabung di MPP siap memberikan pelayanan selama bulan Ramadan.

“Selama bulan puasa ini semua instansi yang aktif di MPP tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi,” ujarnya. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...