Minggu, April 14, 2024
More
    BerandaHiburanBukuKisah Gerakan Sipil dalam 4 Perang

    Kisah Gerakan Sipil dalam 4 Perang

    Published on

    Sebuah buku yang berkisah tentang kilas balik gerakan sipil di Aceh sejak zaman kolonial Belanda, hingga Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sepakat menghentikan perang pada 15 Agustus 2005.

    Dapatkah gerakan masyarakat sipil membuat perubahan? Jawabannya multitafsir, karena gerakan itu tak berdiri sendiri, bergantung pada kondisi politik dan sosial periode-periode tertentu. Tapi, ada hal yang diperjuangkan, kemerdekaan dan perdamaian. Setidaknya begitulah pengalaman di Aceh.

    Sejak dulu, Serambi Makkah tidak pernah sepi dari konflik bersenjata dan perang. Ketika satu babak perang dan konflik berakhir, segera berlanjut ke babak perang lain. Setelah jeda perang melawan Portugis, Aceh berperang dengan Belanda. Belum reda perang dengan Belanda, Aceh masih harus berperang dengan Jepang, terutama pada masa menjelang perang kemerdekaan.

    Bahkan, pascakemerdekaan Indonesia, Aceh masih tidak sepi dari konflik bersenjata. Ada konflik yang digerakkah oleh Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia (DI/TII) pimpinan Teungku Daud Beureu’eh dan selanjutnya Gerakan Aceh Merdeka menuntut pisah dari Indoenesia.

    Setidaknya ada 4 babakan perang yang terjadi di Aceh, melawan penjajahan hingga bangsa sendiri. Gerakan sipil terlibat di dalamnya. Digerakkan pemuda, mahasiswa dan aktivis lainnya, mereka mengambil peran dalam menyuarakan nasib rakyat.

    Kisah-kisah itulah yang termuat dalam buku Kilas Balik Gerakan Sipil Aceh (I). Sebuah ikhtiar untuk mendokumentasikan fragmen sejarah yang pernah terjadi di Aceh.

    Judul Bukul: Kilas Balik Gerakan Sipil Aceh (I)
    Penulis: Adi Warsidi, Habil Razali, Iskandar Norman, Taufik Al Mubarak
    Penerbit: Aceh Citizen
    Cetakan pertama: 2022
    Hal: 148 + Xii

    Banyak kisah tertulis dalam buku ini, hampir dua pertiga bagiannya mengulas gerakan sipil saat konflik antara Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka, selebihnya di zaman penjajahan Belanda dan Jepang.

    Usai reformasi dan pencabutan Daerah Operasi Militer (DOM) Aceh adalah masa-masa penting gerakan sipil, dalam semangat menyuarakan perdamaian dan referendum. Disusul kemudian Darurat Militer, yang membungkam gerakan sipil dengan upaya penangkapan dan berbagai aksi lainnya.

    Buku ini juga memaparkan kondisi darurat yang membuat gerakan sipil tiarap, disertai kisah-kisah penangkapan dan intimidasi terhadap aktivis oleh aparat pemerintah. Ini adalah pengalaman yang patut ditulis sebagai jejak sejarah, menjadi pengetahuan bagi generasi selanjutnya.

    Buku ini punya sedikit kelemahan, penulis belum banyak memaparkan kembali kisah-kisah humanis kesaksian dari para aktivis gerakan sipil yang masih hidup saat ini. Sebagian mereka telah menikmati berkah perdamaian Aceh. Sepertinya, kisah itu akan ditulis di edisi selanjutnya. []

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

    Artikel Terbaru

    Pj Gubernur Open House di Kampung Halaman, Ajak Warga Dukung Pemerintah Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah menggelar samadiah dan open house lebaran Idulfitri 1445 Hijriah...

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....

    Pj Gubernur Bersama Kepala SKPA Silaturahmi Idulfitri ke Forkopimda Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama istri Mellani Bustami serta Pj Sekretaris Daerah Aceh...

    Suasana Idulfitri di Masjid Al-Falah Seoul, Masjid Indonesia Pertama di Korea Selatan

    Seperti umat muslim lainnya di seluruh dunia, Rabu (10/4/2024), ribuan muslim yang tinggal di...

    More like this

    Pj Gubernur Open House di Kampung Halaman, Ajak Warga Dukung Pemerintah Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah menggelar samadiah dan open house lebaran Idulfitri 1445 Hijriah...

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....