HomeNewsKilasKesan Mahasiswa Universiti Malaysia Kelantan Usai Magang di USK Aceh

Kesan Mahasiswa Universiti Malaysia Kelantan Usai Magang di USK Aceh

Published on

Sebanyak enam orang mahasiswa Fakulti Perubatan Veteriner Universiti Malaysia Kelantan (FPV UMK) telah menjalani magang dalam bentuk inbound di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH USK), Aceh. Keenam mahasiswa tersebut berkegiatan di lingkungan USK dan sekitarnya selama 1-25 Agustus 2023.

Keenam mahasiswa asal Malaysia itu dikirimkan secara resmi oleh Dekan Fakulti Perubatan Veteriner Universiti Malaysia Kelantan, Dr. Mohd. Farhan Hanif Bin Reduan, terdiri dari lima perempuan dan satu laki-laki, yaitu Nur Fatin Nabila Binti Hamsan, Rabiatul ‘Adawiyah Binti Azman, Maisarah Khalisah Binti Zaiddel, Nur Anis Mastura Binti Zainal Abidin, Nurul Naiemah Binti Mior Hamda dan Shurim Nazwar Bin Mahamarowi.

Rektor USK Prof Marwan yang menerima audiensi para mahasiswa FPV UMK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UMK karena telah memilih USK sebagai lokasi magang. Ia menjelaskan bahwa antara USK dan UMK memiliki kesamaan visi dan program, yaitu penguatan entrepreneurship yang dapat memperoleh rekognisi global bagi para lulusannya.

“Melalui pertukaran mahasiswa antara USK dan UMK ini, ke depan akan berlanjut dengan kunjungan balasan dari mahasiswa dan dosen FKH USK serta juga fakultas lainnya yang ada di lingkungan USK,” kata Marwan dalam keterangan tertulis Humas USK, Sabtu (26/8/2023).

Prof Marwan menyampaikan bahwa bahwa saat ini USK sedang melakukan penguatan di berbagai sektor, untuk mencapai target menjadi World Class University (WCU).

Dekan FKH USK, drh. Teuku Reza Ferasyi, MSc., PhD, menjelaskan, selama berada di USK, para mahasiswa dari FPV UMK tersebut telah diberikan materi di semua laboratorium dan Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) yang ada di lingkungan FKH USK, serta berinteraksi dengan organisasi mahasiswa/unit kegiatan mahasiswa.

Selain itu, kata Reza, mereka dibawa berkunjung untuk melihat fasilitas pendukung pembelajaran dan praktik mahasiswa FKH USK, seperti ke University Farm USK di Ie Seum, Krueng Raya, yang memiliki sarana praktik pemeliharaan dan produksi ayam broiler.

Kemudian juga didampingi untuk melihat lokasi mitra yang memiliki wahana pembelajaran kedokteran hewan seperti Conservation Rescue Unit (CRU) Gajah di Sampoiniet, Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Ujong Batee dan Balai Pembibitan Ternak Unggul-Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Indrapuri.

“Dengan kunjungan dan pendampingan ke semua fasilitas tersebut, akan memberikan gambaran kemajuan pendidikan kedokteran hewan di USK, sehingga dapat menarik minat calon mahasiswa asal Malaysia, untuk menempuh pendidikan di Program Kelas Internasional FKH USK di masa yang akan datang. Penerimaan mahasiswa FPV UMK ini merupakan bagian internasionalisasi FKH USK mendukung target USK menjadi WCU,” jelas Reza.

Perwakilan mahasiswa Fakulti Perubatan Veteriner Universiti Malaysia Kelantan, Shurim Nazwar Bin Mahamarowi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor USK dan Dekan FKH USK berserta seluruh sivitas akademika dan rekan-rekan mahasiswa yang sudah berkenan menerima kedatangan mereka dengan sangat baik dan penuh keramahan.

“Kami dari Malaysia sangat terkesan dengan program pembelajaran di FKH USK, yang tidak hanya di dalam ruang kelas tetapi juga langsung ke lapangan. Bahkan kami bisa berinteraksi langsung dengan hewan untuk materi medik satwa liar,” tutur Shurim.

Karena itu, ia dan kawan-kawan akan mendorong para mahasiswa FPV UMK ke depan semakin berminat melakukan kegiatan magang ke USK, Aceh.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...