HomeNewsIAI Almuslim Aceh Sediakan Beasiswa untuk Mahasiswa Baru

IAI Almuslim Aceh Sediakan Beasiswa untuk Mahasiswa Baru

Published on

Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh atau lebih dikenal dengan nama Kampus Paya Lipah kembali menyediakan sejumlah beasiswa bagi mahasiswa baru tahun akademik 2023-2024. Beasiswa yang disediakan di antaranya berupa beasiswa KIP Kuliah dari Kemenag, beasiswa hafidz, beasiswa internal serta beasiswa prestasi.

Wakil Rektor I Bidang Akademik IAI Almuslim Aceh, Edi Mizwar, mengatakan, Kampus Paya Lipah kembali menerima mahasiswa baru untuk tahun 2023 ini, dan bagi mahasiswa baru disediakan sejumlah beasiswa seperti pada tahun sebelumnya.

“Beasiswa yang IAI Almuslim Aceh berikan tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni beasiswa KIP Kuliah dari Kemenag, beasiswa hafidz, beasiswa internal serta ada tambahan beasiswa prestasi,” ujarnya, Senin (27/3/2023).

Peruntukan beasiswa tersebut, kata Edi, selain untuk calon mahasiswa baru yang kurang mampu, juga memiliki sejumlah kriteria lainnya, yakni mampu membaca Al-Qur’an, punya semangat tinggi untuk kuliah serta memiliki prestasi baik tingkat provinsi atau nasional.

“Lebih jelasnya terkait sejumlah beasiswa ini juga sudah kami umumkan di situs www.iai-almuslimaceh.ac.id, bagi siapa saja nanti bisa melihatnya langsung terkait syarat umum dan pendaftaran yang dibuka hingga 14 April 2023 di gelombang I,” sebutnya.

Kampus yang terletak di Desa Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, yang kini terakreditasi B, hingga saat ini memiliki enam program studi, yakni Prodi Pendidikan Agama Islam, Bahasa Arab, Manajemen Pendidikan Islam, Hukum Keluarga Islam, Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam. Semuanya telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Bagi calon mahasiswa baru dari luar daerah, IAI Almuslim Aceh menyediakan asrama tempat tinggal. Juga tersedia fasilitas mulai dari laboratorium multimedia, perpustakaan, galeri investasi bursa efek, lapangan olah raga, ruangan kuliah full AC.

“IAI Almuslim Aceh juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melaksanakan praktik kerja atau on job training ke luar negeri, dalam rangka pengembangan kemampuan dan wawasan bagi mahasiswa,” tutup Edi. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...