Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah, Rabu (15/10/2025). Dalam suasana penuh khidmat di depan Ka’bah, Mualem memanjatkan doa agar rakyat Aceh senantiasa diberkahi, hidup sejahtera, dan berada dalam lindungan Allah SWT.
Didampingi staf khusus Teuku Irsyadi, M. Fauzan Kamil, serta Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, perjalanan ibadah umrah Mualem kali ini terasa berbeda. Setibanya di bandara, rombongan Gubernur Aceh mendapat sambutan istimewa, langsung dijemput di depan pintu pesawat dan diarahkan melalui jalur kedatangan serta imigrasi VIP.
“Padahal kami tidak mengajukan surat resmi penjemputan, hanya menyampaikan informasi lisan kepada beberapa kolega di Arab Saudi,” ujar Fauzan Kamil yang turut mendampingi Mualem selama ibadah, lewat keterangan tertulis pada Jumat (17/10).
Setelah proses kedatangan, rombongan langsung diberangkatkan menuju Makkah menggunakan kendaraan pribadi VIP. Setibanya di sana, Syaikh Dakheel, mutawwif Masjidil Haram yang biasa membimbing jemaah dari kalangan presiden, raja, dan perdana menteri, telah menanti untuk mendampingi ibadah Mualem.
Menurut Syaikh Dakheel, jika diajukan secara resmi, Mualem bahkan berhak mendapat pengawalan khusus dari pihak keamanan Arab Saudi selama pelaksanaan tawaf. Namun dengan rendah hati, Mualem menolak perlakuan istimewa tersebut.
“Kami datang hanya untuk beribadah, bukan untuk mendapatkan pengawalan atau perlakuan khusus,” tutur Mualem seperti dikutip dari Fauzan Kamil.
Selama pelaksanaan ibadah umrah, Gubernur Mualem tampak khusyuk memanjatkan doa bagi rakyat Aceh. Di setiap putaran tawafnya, terutama di Multazam -tempat paling mustajab antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah- Mualem berdoa agar Aceh senantiasa diberkahi.
“Ya Allah, berilah keberkahan dan kebaikan dunia akhirat bagi rakyat Aceh,” lirih doa Mualem di depan Ka’bah, sebagaimana disampaikan Fauzan. []
https://www.instagram.com/reel/DP5d1o2kT3X/?igsh=Z2V5MTBlMGZpcDNs


