HomeNewsFKPT Aceh Bersama Kesbangpol Gelar Diskusi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

FKPT Aceh Bersama Kesbangpol Gelar Diskusi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Published on

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pencegahan Radikalisme dan Terorisme” pada Rabu (30/4/2025). Ini adalah kegiatan perdana pengurus FKPT Aceh periode 2025-2027 setelah dilantik oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) di Jakarta pada pekan lalu.

Acara yang berlangsung di Ruang Memorial Badan Kesbangpol Aceh itu sekaligus jadi wadah koordinasi dan silaturahmi pengurus baru FKPT Aceh dengan berbagai pihak terkait.

Ketua FKPT Aceh, Dr Wiratmadinata, menjadi narasumber sekaligus pemantik diskusi pada FGD tersebut. Ia menyampaikan paparan hasil rapat kerja nasional BNPT tentang pentingnya public awareness hingga national resilience dalam aspek pencegahan radikalisme di Indonesia. Diskusi dipandu oleh Dr Mukhlisuddin Ilyas yang merupakan Ketua FKPT Aceh periode sebelumnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi dan organisasi di Aceh, antara lain Dinas Sosial Aceh, Satpol PP Aceh, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Aceh, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Aceh, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh, dan beberapa tokoh masyarakat, termasuk Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Prof Kamaruzzaman Bustamam Ahmad. Selain itu hadir juga seluruh pengurus FKPT Aceh.

Ketua FKPT Aceh mengatakan, agenda FGD ini tidak hanya bertujuan untuk membahas isu-isu strategis terkait pencegahan radikalisme dan terorisme di Aceh, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat sinergi dan kolaborasi antar berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Selain itu, kata Wiratmadinata, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan susunan kepengurusan FKPT Aceh yang baru kepada para pemangku kepentingan.

“Dari pertemuan ini dihasilkan beberapa kesepakatan kerja sama dalam bidang penelitian serta pendidikan publik dengan Dinsos Aceh serta Kemenag Aceh,” ujarnya. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Himpunan Hadih Madja Segera Terbit, Angkat 2.152 Petuah Aceh dari Arsip Langka

Buku Himpunan Hadih Madja setebal 335 halaman dijadwalkan terbit pada November 2026. Buku ini...

Kisah Tanah Palestina dalam Film

Sudah tiga tahun sejak Israel melakukan genosida terhadap Gaza. Setiap harinya Israel juga melakukan...

Pembangunan Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Bencana di Bener Meriah Terus Dikebut

Bencana hidrometeorologi merusak 154 jembatan di Bener Meriah. Pemerintah daerah menyebut penanganan darurat telah...

Kabut Asap Karhutla Selimuti Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap akibat kebakaran...

Luna Maya Datang ke Aceh Besar, Bantu Renovasi 4 Ruang Kelas Madrasah

Artis sekaliagus Pembina Yayasan Luna Maya Nawasena, Luna Maya, datang ke Aceh Besar untuk...

More like this

Himpunan Hadih Madja Segera Terbit, Angkat 2.152 Petuah Aceh dari Arsip Langka

Buku Himpunan Hadih Madja setebal 335 halaman dijadwalkan terbit pada November 2026. Buku ini...

Kisah Tanah Palestina dalam Film

Sudah tiga tahun sejak Israel melakukan genosida terhadap Gaza. Setiap harinya Israel juga melakukan...

Pembangunan Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Bencana di Bener Meriah Terus Dikebut

Bencana hidrometeorologi merusak 154 jembatan di Bener Meriah. Pemerintah daerah menyebut penanganan darurat telah...