HomeNewsDibuka Sekda, UKW dan Seminar AMSI Aceh Angkat Isu Krusial Ekosistem Media...

Dibuka Sekda, UKW dan Seminar AMSI Aceh Angkat Isu Krusial Ekosistem Media Pascabencana

Published on

Sekretaris Daerah Aceh M Nasir secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Seminar Nasional Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh Tahun 2026 yang mengangkat tema “Membangkitkan Ekosistem Bisnis Perusahaan Media di Aceh Pascabencana Hidrometeorologi”, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di kawasan Peunayong, turut dihadiri Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah, serta sejumlah unsur Forkopimda, pimpinan media, akademisi, dan peserta UKW dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada AMSI Aceh atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Aceh.

“Pelaksanaan UKW yang dirangkaikan dengan seminar nasional merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik,” ujarnya.

Sekda Aceh mengatakan, di tengah derasnya arus informasi saat ini, wartawan dituntut tidak hanya mampu menyampaikan fakta, tetapi juga harus cermat dalam verifikasi, menjunjung tinggi etika, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Nasir juga menyoroti kondisi Aceh yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang berdampak pada berbagai sektor, termasuk dunia media.

Dalam situasi pemulihan pascabencana, menurut Nasir, peran media menjadi sangat penting, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar transparansi, penghubung antara pemerintah dan masyarakat, serta penjaga kepercayaan publik.

“Keberlanjutan ekosistem media harus menjadi perhatian bersama, karena media merupakan bagian penting dari infrastruktur sosial yang menopang kualitas demokrasi dan ketahanan informasi,” katanya.

Lebih lanjut, Sekda menyebutkan tema seminar yang diangkat, yakni tentang membangkitkan ekosistem bisnis perusahaan media pascabencana, sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi saat ini.

Ia berharap forum tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan strategis dan rekomendasi aplikatif untuk memperkuat industri media di Aceh.

Terkait UKW, Sekda menekankan bahwa kompetensi wartawan merupakan kunci dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.

“Wartawan yang kompeten akan lebih cermat, tangguh, dan mampu menjaga integritas di tengah tantangan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Pemerintah Aceh, lanjut Nasir, akan terus mendukung terciptanya ekosistem media yang sehat dan profesional, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dunia usaha, dan akademisi.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...