Serial drama sejarah Chief of War resmi tayang perdana di Apple TV+ pada 1 Agustus 2025. Serial ini menghadirkan aktor Jason Momoa sebagai pemeran utama sekaligus produser eksekutif, dengan cerita yang diangkat dari sejarah berdarah di Kepulauan Hawaii menjelang penyatuan oleh Raja Kamehameha I.
Diciptakan oleh Thomas Paʻa Sibbett dan Jason Momoa, Chief of War memotret pergolakan antara empat kerajaan besar di Hawaii pada akhir abad ke-18: Hawaiʻi, Maui, Oʻahu, dan Kauaʻi. Tokoh sentral serial ini adalah Kaʻiana, seorang kepala perang dari Kauaʻi yang melakukan perjalanan ke luar negeri sebelum kembali ke tanah kelahirannya dan terlibat dalam kampanye penyatuan Hawaii. Namun, di saat genting, ia justru memilih memberontak.
Serial ini mengusung keaslian budaya Hawaii sebagai fondasi utama produksinya. Dialog menggunakan bahasa Inggris dan Hawai‘i, dengan pendampingan langsung dari para ahli bahasa dan budaya setempat. Produksi juga melibatkan pembangunan ulang kapal perang tradisional (waʻa) menggunakan teknik dan material lokal guna menciptakan nuansa sejarah yang autentik.
Selain Momoa, jajaran pemeran juga menampilkan Luciane Buchanan, Te Kohe Tuhaka, Siua Ikaleʻo, serta Temuera Morrison sebagai Raja Kahekili. Serial ini disutradarai oleh Justin Chon dan Anders Engström, serta oleh Jason Momoa di episode sembilan. Adapun komposisi musik digarap oleh Hans Zimmer bersama James Everingham dan musisi lokal Kaumakaiwa Kanakaʻole.
Serial ini terdiri dari sembilan episode. Dua episode pertama dirilis serentak pada 1 Agustus, sementara episode ketiga, City of Flowers, tayang pada 8 Agustus 2025. Episode baru hadir setiap Jumat hingga 19 September 2025. Produksi dilakukan di Selandia Baru dan Hawai‘i, termasuk saat gunung berapi Mauna Loa meletus, peristiwa yang tidak menghentikan proses syuting.
Meski awalnya diumumkan sebagai serial mini, Momoa dan Sibbett pada Juli lalu menyatakan bahwa musim kedua dan ketiga sedang dipertimbangkan.[]



