Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaOlahragaASEAN Para Games 2023: Indonesia Raih Medali Emas Pertama dari Bulu Tangkis...

    ASEAN Para Games 2023: Indonesia Raih Medali Emas Pertama dari Bulu Tangkis Beregu

    Published on

    Indonesia meraih medali emas pertama di Pesta Olahraga Difabel Asia Tenggara (ASEAN Para Games) XII 2023 Kamboja melalui tim beregu putra para bulu tangkis, Sabtu (3/6/2023). Medali emas perdana itu didapat usai tim Indonesia menang 2-1 atas Malaysia.

    Tim beregu putra para bulu tangkis Indonesia berhasil meraih medali emas ASEAN Para Games 2023 usai mengalahkan Malaysia dengan skor 2-1 dalam laga final yang berlangsung di Morodok Tecno Badminton Hall, Phnom Penh, Kamboja.

    Dalam laga pertama, Indonesia tertinggal lebih dulu setelah tunggal putra Fredy Setiawan (SL4) kalah 1-2 dari Mohd Amin Burhanuddin (SL4). Fredy sejatinya mengawali laga dengan apik setelah unggul 21-19 di set pertama. Namun wakil Malaysia mampu bangkit dan mengambil dua gim selanjutnya dengan skor 19-21, 18-21.

    Tertinggal satu angka, ganda andalan Indonesia, Hafizh Briliansyah Prawiranegara (SU5)/Hary Susanto (SL4) tampil percaya diri di laga kedua. Keduanya mengalahkan ganda Malaysia Muhamad Zulfatihi (SL4)/Muhammad Fareez (SU5) dua gim langsung 21-12 dan 21-16.

    Di tunggal putra lainnya, wakil Indonesia Dheva Anrimusthi yang berhadapan dengan wakil Malaysia Amyrul menjadi set penentu. Dheva tampil perkasa dua set langsung 21-13 dan 21-8.

    Kemenangan Dheva di babak kedua menambah poin untuk Indonesia menjadi 2-1. Poin ini menjadi penentu medali emas untuk kontingen Indonesia. Sementara medali perak diraih Malaysia dan medali perunggu diraih tim Thailand.

    “Senang pastinya, bersyukur dan terima kasih atas dukungannya sehingga bisa meraih emas pertama untuk Indonesia di Kamboja ini,” kata Dheva Anrimusthi usai upacara penghormatan pemenang, Sabtu (3/6) siang.

    Menjadi penentu untuk kontingen Indonesia, Dheva mengakui adanya ketegangan untuk dirinya saat bermain tunggal putra. Medali emas itu ia persembahkan untuk Indonesia, untuk keluarga serta National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.

    “Rasa tegang pasti ada tapi gimana caranya bisa mengatasi itu. Intinya kita main fokus kalau target ada di pelatih. Medali ini untuk keluarga, untuk Indonesia dan NPC Indonesia,” tutup Dheva.

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...