HomeNewsKilasAl-Qur’an Terjemahan Bahasa Gayo Kini Tersedia di Perpustakaan Masjid Nabawi

Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Gayo Kini Tersedia di Perpustakaan Masjid Nabawi

Published on

Mushaf Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Gayo kini telah tersedia di Perpustakaan Masjid Nabawi, Madinah, usai diserahkan oleh Guru Besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Prof Zulkarnain. Ia menyerahkannya kepada petugas yang menangani bidang koleksi kitab atau buku dengan bahasa negara tidak berbahasa arab.

Mushaf Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Gayo telah diserahkan ke Perpustakaan Masjid Nabawi, Madinah. Guru Besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Prof Zulkarnain, nenyerahkannya kepada petugas yang menangani bidang koleksi kitab atau buku dengan bahasa negara tidak berbahasa arab.

“Alhamdulillah, selaku Ketua Tim Pelaksana membawa dan menyerahkan Al-Qur’an terjemah bahasa Gayo kepada Perpustakaan Masjid Nabawi Madinah. Ini bersamaan dengan rangkaian perjalanan ibadah Umrah di bulan Ramadhan,” kata Zulkarnain di laman resmi Kemenag, dikutip Ahad (9/3/2025).

“Semoga segera diindeks oleh pihak perpustakaan Masjid Nabawi sehingga menjadi koleksi berdirektori internasional. Dengan demikian bahasa Gayo bersama Al-Qur’an telah menjadi “abadi” di Masjid Nabawi,” sambungnya.

Al-Qur’an Terjemahah Bahasa Gayo hadir di perpustakan Masjid Nabawi, lanjut Zulkarnain, menjadi bagian dari impian tim pelaksana. Menurutnya, impian yang lain adalah kehadiran Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Gayo di perpustkaan sejumlah universitas manca negara yang bertaraf internasional.

“Ini bagian impian kami lainnya, agar sekaligus dapat mengenalkan budaya non benda yang ada di Indonesia, yang terdapat di bagian tengah Aceh, kepada dunia,” ujarnya.

Terjemah Al-Qur’an Bahasa Gayo disusun oleh tim kerja sama antara Pusat Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) dengan IAIN Takengon. Proses penerjemahan dan penyusunan berlangsung sejak 2021 hingga 2023, lalu dilakukan soft launching pada Maret 2024 di Jakarta untuk versi cetak.

Saat soft launching, Ketua Tim (Rektor IAIN Takengon saat itu) meminta Kepala Badan Litbang dan Diklat melalui Direktur LKKMO untuk memasukan Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Gayo dalam Program Al-Qur’an Digital Kemenag 2024.

“Alhamdulillah ini juga terwujud, launching versi digital Al-Qur’an Terjemah Bahasa Gayo dilaksanakan pada Oktober 2024 di Takengon. Versi cetak masih sangat terbatas dicetak oleh LKKMO, versi digital tentu telah dapat diakses melalui Al Qur’an Kemenag,” ujar Zulkarnain. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...