HomeNewsPemerintah Aceh Apresiasi Kejaksaan Tinggi yang Menggelar Program Jaksa Masuk Dayah

Pemerintah Aceh Apresiasi Kejaksaan Tinggi yang Menggelar Program Jaksa Masuk Dayah

Published on

Pemerintah Aceh mengapresiasi Kejaksaan Tinggi (kejati) Aceh, yang menginisiasi program ‘Jaksa Masuk Dayah’ demi memberikan penyuluhan hukum kepada santri serta warga dayah lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh, Azwardi, saat membacakan sambutan Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki pada peluncuran Penyuluhan Hukum bagi Santri disebut ‘Jaksa Masuk Dayah’ di Dayah Al Manar, Selasa (10/9/2023).

“Kami menyambut baik dan berterima kasih dan mengapresiasi sosialisasi penyuluhan hukum di dayah yang diinisiasi oleh Kejaksaan Tinggi Aceh ini. Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh, akan bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Aceh untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Azwardi.

Dia mengungkapkan, penyuluhan ini merupakan bentuk perhatian dari Kejati Aceh terhadap generasi muda terutama santri, agar mampu memahami, mematuhi, dan mendukung pelaksanaan hukum. Pemerintah Aceh optimis, setelah mengikuti penyuluhan ini para santri akan memiliki kepedulian terhadap hukum yang berlaku.

Azwardi mengungkapkan, akibat ketidakpahaman, selama ini banyak individu terjerat masalah hukum. Contohnya, kasus-kasus pidana yang berhubungan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Oleh karena itu, sebagai generasi Z, santri-santri kita tentu menjadi harapan masa depan bangsa ini, perlu mendapatkan bimbingan dan pembentukan karakter agar mereka memahami dan menghormati hukum serta permasalahannya. Setelah memahami, para santri juga diharapkan menyebarkan pengetahuannya ke lingkungan sekitar terkait dampak yang timbul dari setiap pelanggaran hukum,” kata Azwardi.

Azwardi mengungkapkan, penyuluhan hukum ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk memberikan pemahaman hukum serta  meminimalisir tindak kekerasan di dayah, dalam rangka peningkatan pengawasan di dayah, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Nomor 451.44/20931 Tentang Himbauan Pembentukan Pengawasan Dayah terkait antisipasi isu-isu kekerasan di dayah.

Program Jaksa Masuk Dayah, Kajati Aceh: Pertama di Indonesia

Sementara itu, Kajati Aceh Bambang Bachtiar kepada awak media mengungkapkan, sebagai daerah yang menerapkan Syariat Islam, maka peran Dayah sangat penting dan strategis dalam mensyiarkan pemahaman terkait hukum.

“Peran Dayah tentu sangat strategis dalam upaya menyebarluaskan pemajaman hukum. Minimal para santri bisa mengetahui dan selanjutnya memahami permasalahan-permasalahan hukum. Misalnya, bijak bermedsos agar tidak terjerat UU ITE serta permasalahan lain yang berkaitan dengan hukum,” ujar Bambang.

Bambang meyakini, minimnya pengetahuan dan pemahaman tentang hukum, menjadi salah satu penyebab dari banyaknya masyarakat yang terjerat kasus hukum.

Oleh karena itu, sambung Bambang, Kejaksaan Tinggi Aceh dengan dukungan Pemerintah Aceh bertekad untuk menyukseskan program ini ke seluruh dayah di Bumi Serambi Mekah.

hari ini, tak hanya Dinas Pendidikan Dayah Aceh, PT Bank Aceh Syariah juga turut berkolaborasi menyukseskan program Jaksa Masuk Dayah yang menyampaikan materi Sosialisasi Edukasi dan Inklusi Keuangan Bank Aceh Syariah, yang disampaikan oleh Ade Maulina, selaku staf Funding PT BAS Cabang Jantho.

Sebelumnya, Direktur Bank Aceh Syariah Muhammad Syah, juga menyerahkan Buku Tabungan Simpanan Pelajar secara simbolis kepada enam santri Dayah Mordern Al-Manar.

Prosesi peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Mus Muliadi, di Aula Dayah Modern Al-Manar. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

UTBK SNBT 2026 di USK Digelar di 13 Lokasi, Diikuti 12.648 Peserta

Sebanyak 12.648 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun...

Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak di Bener Meriah-Aceh Tengah

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau langsung sejumlah...

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...

Muscab DPC PKB Subulussalam Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Harapan Politik ke Depan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam menggelar Musyawarah Cabang (Muscab),...

PII Aceh Besar: Siap Menjadi Garda Terdepan Pembangunan

Rapat Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Aceh Besar yang dirangkai dengan Halal bi...

More like this

UTBK SNBT 2026 di USK Digelar di 13 Lokasi, Diikuti 12.648 Peserta

Sebanyak 12.648 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun...

Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak di Bener Meriah-Aceh Tengah

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau langsung sejumlah...

Haflah Takhrij Dayah Insan Qurani 2026: 152 Santri Lulus, 55 Khatam Hafalan 30 Juz

Dayah Insan Qurani kembali menggelar Wisuda Santri Akhir Angkatan X yang berlangsung di AAC...